LS Vinus Kalsel Ajak Masyarakat Kawal Demokrasi Tolak Politik Uang

LS Vinus Kalsel Ajak Masyarakat Kawal Demokrasi Tolak Politik Uang

- Redaksi

Jumat, 6 September 2024 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LS Vinus Kalsel deklarasi pemilu damai pilkada 2024 (foto:istimewa)

LS Vinus Kalsel deklarasi pemilu damai pilkada 2024 (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Lembaga Study Visi Nusantara (LS Vinus) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengajak masyarakat menolak politik uang, kampanye hitam, politisasi agama dan anti hoak dalam diskusi panel yang digelar di Wetland Square, Jumat pagi, (6/9/2024).

Kegiatan sedikitnya dihadiri puluhan mahasiswa, organisasi, organisasi masyarakat, akademisi dan tokoh masyarakat. Hadir sebagai narasumber komisioner KPU Provinsi Kalsel, Arif Mukhyar, Bawaslu Provinsi Kalsel, Bayu Oktavianto, Akademisi UMB, Afdan Syakura.

Koordinator LS Vinus Kalsel, M Arifin menyampaikan. Yang perlu digarisbawahi kegiatan diskusi bersama masyarakat itu adalah bagaimana di tahun politik sekarang ini bersama-sama mengawal demokrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agar tercipta suasana yang damai tanpa ada paksaan apalagi politik uang yang sekarang begitu merusak demokrasi. Inisiatif ini pihaknya juga mengajak para peserta mendeklarasikan pemilu damai 2024. Dimana ada lima poin yang disebutkan yakni :

Baca Juga :  Kadinkes Tanggapi Keluhan Nakes Soal Tupoksi dan Bullying, Ini Untuk Melayani Warga Miskin

1. Menolak politik uang
2. Menolak kampanye hitam
3. Politisasi agama
4. Anti hoak
5. Mensukseskan Pilkada Kalsel 2024

“Diskusi panel ini bagaimana kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal murninya demokrasi dan mensukseskan pilkada,” ujarnya.

Abdan Syakura, menyampaikan, bahwa sekarang ini bagaimana agar demokrasi benar-benar milik rakyat yang tidak ditunggangi dengan kepentingan, apalagi untuk mengurasi kekayaan alam.

Demokrasi sekarang jauh berubah, demokrasi yang sudah mengarah jual beli. Tak menampik, suara rakyat bisa dibeli 100 ribu, 200 ribu dan seterusnya.

Abdan menyerukan, begitu penting pendidikan politik guna menjadikan masyarakat yang cerdas dalam mengambil keputusan pilihan politiknya.

Dan masyarkat harus lebih cerdas lagi bagaimana bisa memberikan hukuman kepada pelaku praktek politik uang tersebut. “Kita harus menghukum pelaku money politik ini perlu kesadaran masyarakat dan masyarakat harus lebih cerdas lagi bagaimana melawan itu, masyarakat haris lebih maju,” ucapnya.

Baca Juga :  Festival Tunas Bahasa Ibu, Usung Tema Lestarikan Bahasa dan Budaya Lokal

Suara rakyat adalah kedaulatan jangan sampai dibeli,” tegasnya.

Arbani, salah satu peserta juga berharap politik uang harus dilawan. Sudah jelas ini bertabrakan dengan semangat mewujudkan Pilkada demokratis dan berintegritas. Bertabrakan dengan moral, hukum agama dan hukum negara. Dan membuka ruang terpilihnya pemimpin yang korup.

Money politic adalah persoalan yang selalu menghantui Pilkada. Praktek beli suara ini seolah menjadi hal yang biasa dalam Pilkada dan seolah mendapat pemakluman di kalangan masyarakat.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia
Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P
Pemkab Kotabaru Hadirkan SIAGA, Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik
Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan
Resmi Dibuka Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel
Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 11:06 WITA

Pemkab Kotabaru Hadirkan SIAGA, Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak

Senin, 25 Mei 2026 - 08:29 WITA

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:38 WITA

Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:51 WITA

Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights