BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Penyerapan APBD di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin sudah mencapai 95 persen memasuki Nopember ini.
Capaian tersebut diyakini akan mencapai 100 persen hingga Desember akhir tahun 2024 ini.
Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, menyampaikan, bahwa pihaknya tahun ini mendapat anggaran Rp 21 miliar. Duit anggaran itu paling banyak diserap oleh komponen gaji, tunjangan dan pembayaran utang tahun 2023.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bila dihitung, untuk membayar hutang saja DKP3 keluar sekitar Rp 6 miliar.
“Realisasi keuangan murni 2024 80 persen, ditambah dengan pembayaran hutang menjadi 95 persen. Realisasi ini paling banyak untuk komponen gaji, tunjangan. Sisanya lain-lain seperti pemeliharaan taman satwa dan pakan satwa,” ujarnya.
Sisi lain, Yuli berharap bahwa bangunan rumah potong unggas yang hingga sekarang ini belum dapat difungsikan karena tidak memiliki sanitarian dan pengelolaan limbah.
Tahun depan agar bisa dianggarkan untuk pelaksanaan fasilitasi itu. Pasalnya, pengelolaan limbah wajib ada guna untuk lingkungan yang nyaman.
“Ya kami terus berupaya agar tahun depan rumah potong unggas yang dibangun itu bisa berfungsi. Mudahan tahun depan,” ucapnya.
Editor : Hamdani









