BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Upaya penghematan dan Efisiensi keuangan terus dilakukan PT Air Minum Bandarmasin di tengah geopolitik. Baru ini pun dilakukan operasi tera ulang meteran yang dilaksakan tiga tahun sekali.
Direktur Operasional PAM Bandarmasin, Irwan Firmana, menyampaikan, program tera ulang meteran merupakan rutinitas tiga tahunan yang bertujuan untuk pemaksimalan layanan dan penyesuaian operasional pihaknya kepada pelanggan.
Sedikitnya tahun ini ada 33 ribu sambungan yang dijadwalkan peneraan tersebut guna memastikan meteran masih berfungsi dengan baik sesuai standar perusahaan.
“Bila tingkat kepercayaannya antara 0-5 persen masih dianggap layak. Namun jika kurang ataupun melebihi 0-5 persen, maka meteran dipastikan akan kita diganti,” ucapnya.
“Tera meter ini sudah berjalan sejak Januari sampai sekarang. Jumlah yang sudah ditera ada 14.098 titik atau sudah 43 persen dari target 33 ribu sambungan. Sementara fokus tera ada di wilayah Banjarmasin Selatan,”.
Irwan juga menyampaikan, bahwa program tera yang dilaksanakan PAM Bandarmasih merupakan satu-satunya di Kalsel.
Tidak itu saja, operasi tera berhasil menghemat keuangan perusahaan kurang lebih Rp 300 juta. Karena sebelumnya, meteran yang harganya sekitar Rp 580.000 ribu dan secara lima tahunan diganti tanpa melihat kondisinya.
Dengan adanya program tera ini meski meteran telah berusia lima tahun belum tentu diganti baru dan otomatis bisa menghemat biaya.
Karena tera berfungsi melihat sisi kelayakan meteran yang apabila masih berfungsi dengan baik.
“Bahkan ada meteran yang sudah berusia 10 tahun, kondisinya masih layak. Oleh sebab itu, mengapa tera dilakukan, ya karena mampu menghemat anggaran itu tadi,” ucapnya.
penulis : Hamdani












