BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Serapan APBD Pemko Banjarmasin terbilang bagus termasuk di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin. Namun dinas ini juga memiliki catatan berat untuk target PAD nya.
Kepala Dinas DKP3 Kota Banjarmasin, Yuliansyah menyampaikan, bahwa serapan APBD nya memasuki di bulan terakhir ini sudah mencapai 95 persen.
Tapi yang menjadi perhatian pihaknya
realisasi pendapatan asli daerah (PAD) hingga Nopember ini, hanya mencapai Rp 677 juta dari targetnya 1,5 miliar atau 45 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bila realisasi keuangan APBD terbilang bagus, tapi PAD kita targetnya jauh belum tercapai,” ucapnya.
Bila menghitung tersisa waktu satu bulan ini lagi, Yuli mengaku hanya sanggup menambah sekitar 3 persen. Ini pun di topang rumah potong hewan (RPH).
Namun sebenarnya, bila dihitung pendapatan dengan tahun lalu, PAD pihaknya tercapai. Tahun ini rendah karena targetnya yang dinaikan.
Sebenarnya secara pendapatan tahun 2024 mengalami kenaikan jika dibanding tahun 2023 yang lalu.
Yuli mengungkapkan pada tahun 2023 yang lalu, DKP3 hingga akhir Desember hanya mendapati PAD sejumlah Rp 664 juta, alhasil jika melirik jumlah yang didapat, nilai ini mengalami kenaikan.
Disebutkannya, sektor terbesar penyumbang PAD ada pada Bidang Peternakan dengan UPT Rumah Potong Hewan (RPH) hingga November ini memperoleh PAD sebesar 458 juta rupiah, dilanjutkan oleh bidang-bidang lain.
Saat ditanya soal kemungkinan kenaikan perolehan PAD pada akhir Bulan Desember mendatang, Yuli menyebut tidak ada penambahan yang signifikan jika dilirik dari trend kenaikan setiap bulannya.
“Akhir bulan nantinya penambahan sekitar 2 sampai 5% lah kalau melihat trendnya masuk perbulan sampai saat ini,” tutupnya.
Editor : Hamdani












