“Tertipu” Google Maps, Mobil BMW ‘Terbang’ Sebelum Terjun dari Tol Belum Tersambung di Gresik – bomindonesia.com

“Tertipu” Google Maps, Mobil BMW ‘Terbang’ Sebelum Terjun dari Tol Belum Tersambung di Gresik

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 02:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil BMW ‘Terbang’ Sebelum Terjun dari Tol Belum Tersambung di Gresik (Foto Istimewa)

Mobil BMW ‘Terbang’ Sebelum Terjun dari Tol Belum Tersambung di Gresik (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, GRESIK – Sebuah insiden mengejutkan terjadi pada Sabtu malam, 5 April 2025, sekitar pukul 22.00 WIB di ruas Tol Krian–Gresik (KLBM) yang ternyata belum tersambung. Sebuah mobil mewah BMW berwarna hitam terjun bebas dari jalan tol dengan ketinggian sekitar 5 meter, usai ‘tertipu’ arahan aplikasi Google Maps.

Mobil tersebut dikemudikan Moch Rudie Heru Komandono (62), warga Benowo, Surabaya, yang saat itu tengah bersama rekannya, Endang Sri Wahyuni (48), warga Babatan Mukti, Wiyung, Surabaya.

Meski kendaraan mereka sempat ‘melayang’ sejauh 10 meter sebelum menghantam tanah dengan keras, keduanya beruntung hanya mengalami luka ringan dan sempat dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik. Pada malam yang sama, keduanya sudah diperbolehkan pulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini terjadi akibat pengemudi mengikuti instruksi dari aplikasi Google Maps yang mengarahkan kendaraan terus melaju lurus, tanpa mengetahui bahwa jalur tersebut belum sepenuhnya selesai dibangun.

“Meski sudah ada barrier di lokasi, pengemudi tetap melaju karena melihat celah yang bisa dilewati. Aplikasi navigasi juga mengarahkan untuk tetap lurus, padahal di depannya jalan belum terhubung,” ujar Rizki, Minggu (6/4/2025).

Menurut Rizki, kendaraan sempat ‘terbang’ sekitar 10 meter dari ujung tol sebelum akhirnya menghantam tanah sejauh 12 meter dari titik akhir aspal. Kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp15 juta.

Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat mengandalkan aplikasi navigasi di jalur yang belum sepenuhnya rampung. Verifikasi kondisi jalan secara langsung dan memperhatikan rambu keselamatan menjadi hal yang sangat penting. “Keselamatan tetap menjadi prioritas. Jangan terlalu bergantung penuh pada aplikasi,” tutup Rizki.

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Instagram

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C
Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar
Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara
Jembatan Saka Harang Ambruk, Ketua Komisi DPRD Kota Banjarmasin Gercep Datang ke TKP Kurang dari Sejam
Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar
Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:01 WITA

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C

Rabu, 2 September 2026 - 00:49 WITA

Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:31 WITA

Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:19 WITA

Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kolam Kamboja Dikeruk Sekaligus Kembalikan Fungsi Ruang Retensi Air

Senin, 7 Sep 2026 - 19:18 WITA

Verified by MonsterInsights