Tim Gabungan Sikat Karhutla di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, 98 Personel Dikerahkan – 90 Persen Api Padam – bomindonesia.com

Tim Gabungan Sikat Karhutla di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, 98 Personel Dikerahkan – 90 Persen Api Padam

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 16:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan Sikat Karhutla di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, 98 Personel Dikerahkan – 90 Persen Api Padam

(Foto Istimewa )

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN–Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, terus diintensifkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Pemprov, Korem, Lanud, Lanal, hingga jajaran Kepolisian.

Langkah sinergis ini memfokuskan pemadaman pada titik-titik krusial seperti area Guntung Damar dan kawasan hutan lindung.

Dalam pemadaman yang berlangsung pada pagi hari ini, Jumat (18/9/2026) di Jalan Bandara Baru, Kota Banjarbaru, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., mengerahkan sebanyak 98 personel gabungan dari Polres Banjarbaru, Direktorat Samapta, dan Satuan Brimob Polda Kalsel. Upaya pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan cairan surfaktan yang dicampur air dengan rasio perbandingan 1:100.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah sekitar 1,5 jam penanganan intensif sejak pukul 09.00, sebanyak 90 persen titik api di area target seluas lebih dari 2 hektar berhasil dipadamkan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa hingga saat ini, sebanyak 10.200 liter cairan surfaktan telah diproduksi untuk menunjang operasional di lapangan. Meski bahan baku pembuatan surfaktan masih harus didatangkan dari Pulau Jawa, pasokan terus ditambah untuk didistribusikan ke seluruh posko dan armada pemadam kebakaran.

Untuk mengantisipasi munculnya titik api baru serta mencegah aksi pembakaran lahan secara ilegal, tim gabungan meningkatkan intensitas pemantauan melalui patroli bersama yang digelar mulai malam hingga pagi hari. Selain patroli darat, penyediaan sumber air juga diperkuat dengan menempatkan 34 unit penampung air (bioflok) di beberapa titik strategis, termasuk Guntung Damar, hutan lindung, dan Pengayuan, serta memanfaatkan pasokan air dari embung dan area bandara.

Di samping upaya pemadaman dan pencegahan, penegakan hukum terhadap pelaku karhutla terus berjalan tegas. Hingga kini, tim Penegakan Hukum (Gakkum) Karhutla Ditreskrimsus Polda Kalsel bersama jajaran Polres terus bergerak melakukan penanganan hukum secara masif.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. menyatakan bahwa langkah awal penanganan dimulai dari penyidikan atas setiap laporan titik api yang ditemukan. Sejauh ini, pihak kepolisian telah menerbitkan sedikitnya 73 Laporan Informasi (LI), baik yang bersumber dari aduan masyarakat maupun temuan langsung petugas di lapangan.

“Dari hasil pendalaman tersebut, kami telah menerbitkan laporan polisi. Untuk kategori perorangan, saat ini sudah ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Dirkrimsus Polda Kalsel saat memberikan keterangan di lokasi penanganan Karhutla.

Dari lima tersangka perorangan tersebut, berkas perkara dua di antaranya telah memasuki Tahap I dan dilimpahkan ke Kejaksaan Penuntut Umum untuk diteliti. Sementara tiga tersangka lainnya masih dalam proses pemberkasan.

Tidak hanya menyasar pelaku perorangan, ketegasan hukum juga diarahkan kepada pihak korporasi. Polda Kalsel saat ini tengah melakukan penyidikan terhadap 10 korporasi yang diduga terlibat atau bertanggung jawab atas kebakaran lahan di lokasi operasional mereka.

Adapun sebaran korporasi yang tengah disidik tersebut tersebar di beberapa Kabupaten, di antaranya Kabupaten Banjar (Martapura), Tabalong, Tapin, Tanah Laut, hingga Barito Kuala (Batola). Khusus untuk Polda Kalsel, dua korporasi di antaranya telah resmi dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

Dalam pengusutannya, kepolisian mendalami dua asumsi penyebab terbakarnya lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik kkorporas yakni Rambatan api kebakaran HGU terjadi akibat perambatan api yang berasal dari lahan di luar kawasan HGU, kemudian titik api yang memang muncul dan membakar lahan dari dalam kawasan HGU itu sendiri.

Pihak Polda Kalsel menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses penyidikan 10 korporasi tersebut dalam waktu singkat demi memberikan efek jera dan menuntaskan permasalahan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Penulis/ Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kelima, TNI AL Berhasil Deteksi Posisi KM Virgo Transport 8 di Dasar Laut Jawa Pakai Sonar Aktif
Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak
Api Amuk Pasar Lama Jelang Subuh, 21 KK Kehilangan Tempat Tinggal dan Usaha
Pemda FC Kotabaru Petik Kemenangan 3-2 atas Batola di Laga Persahabatan
Mencekam! Tanpa Pelampung, Korban KM Virgo Berenang Menuju Sekoci di Tengah Laut Jawa yang Gelap
UPDATE KM Virgo Transport 8: Menhub Sebut 130 Penumpang Masih Hilang, KNKT Selidiki Penyebab Terbalik
RSUD Ulin Siapkan 13 Dokter Bedah Tangani Korban Selamat KM Virgo Transport 8
KMP Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 115 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:09 WITA

Tim Gabungan Sikat Karhutla di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, 98 Personel Dikerahkan – 90 Persen Api Padam

Kamis, 17 September 2026 - 23:09 WITA

Hari Kelima, TNI AL Berhasil Deteksi Posisi KM Virgo Transport 8 di Dasar Laut Jawa Pakai Sonar Aktif

Kamis, 17 September 2026 - 23:00 WITA

Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak

Rabu, 16 September 2026 - 13:17 WITA

Api Amuk Pasar Lama Jelang Subuh, 21 KK Kehilangan Tempat Tinggal dan Usaha

Senin, 14 September 2026 - 17:46 WITA

Pemda FC Kotabaru Petik Kemenangan 3-2 atas Batola di Laga Persahabatan

Berita Terbaru

Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak

Halo Indonesia

Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:00 WITA

Jangan Bebani Anak dengan Tes Calistung Saat Masuk SD

Banjarmasin Bungas

Jangan Bebani Anak dengan Tes Calistung Saat Masuk SD

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:29 WITA

Verified by MonsterInsights