Target Kalsel 10 Besar Penyumbang Pangan Nasional – bomindonesia.com

Target Kalsel 10 Besar Penyumbang Pangan Nasional

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 18:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor Pertanian Penyumbang Tertinggi bagi Ekonomi Indonesia

Sektor Pertanian Penyumbang Tertinggi bagi Ekonomi Indonesia

BOMINDONESIA.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen menjadi salah satu dari 10 besar provinsi penyumbang pangan nasional.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman, seusai Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah, dan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Senin (5/5/2025).

Syamsir menjelaskan, stok beras nasional saat ini mencapai 3,5 juta ton. Dari jumlah tersebut, kontribusi produksi beras Kalsel, berdasarkan data Angka Tetap Badan Pusat Statistik (Atap BPS), sekitar 609.172 ton dari hasil panen tahun 2024 dan tambahan  panen yang dijadwalkan pada Januari hingga April 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Syamsir, panen di Kalsel diperkirakan akan terus berlangsung hingga Juni 2025, dengan total produksi yang diprediksi mencapai 700 ribu ton.

“Gudang Bulog di Kalsel sudah penuh dengan stok beras sesuai target. Saat ini, per tanggal 4 Mei 2025, Bulog Kalsel sudah menyerap gabah sebesar 2.081.293 kg dan setara beras 10.793.489 kg atau 84% dari target Kalsel. Kami menyarankan Bulog untuk menyewa gudang-gudang yang memenuhi standar, dengan pengaturan suhu dan kelembapan yang baik,” ujar Syamsir.

Menurutnya, Bulog perlu mempersiapkan gudang besar di setiap kabupaten yang masih memiliki lahan panen, seperti Tanah Bumbu dan Kotabaru. ‘’Penanaman kembali diharapkan dimulai pada bulan September, dengan panen yang dijadwalkan pada akhir Desember,’’ katanya.

Syamsir juga mengapresiasi dukungan Gubernur Kalsel H Muhidin, dan jajaran pemerintah daerah, yang terus mendorong sektor pertanian sebagai kontribusi penting untuk ketahanan pangan sesuai arahan Presiden dan Menteri Pertanian.

Ia optimistis, dengan pembukaan lahan cetak sawah dan pengelolaan lahan yang baik, Kalsel dapat memenuhi target untuk masuk dalam 10 besar penyumbang pangan nasional.

“Sekarang kita berada di urutan ke-11 di Indonesia, dan kami bertekad untuk mencapai posisi sepuluh besar, demi ketahanan pangan di Kalsel,” pungkas Syamsir.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soft Launching BGCC, Hadirkan Pusat Pelatihan dan Karir Global bagi Generasi Banua
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Dukung UMKM Melalui Kerja Sama KUR, Jamkrida Kalsel dan Bank Kalsel
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri
Vincent Gonadi Ahlinya Konsultan Bisnis yang Ekspert dan Profesional
Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar
Ditopang Modal Usaha KUR BRI, Pedagang Kecil di Banjarmasin Berhasil Tingkatkan Taraf Ekonomi Keluarga

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:01 WITA

Soft Launching BGCC, Hadirkan Pusat Pelatihan dan Karir Global bagi Generasi Banua

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:00 WITA

Dukung UMKM Melalui Kerja Sama KUR, Jamkrida Kalsel dan Bank Kalsel

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:22 WITA

Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:28 WITA

Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kabel Semrawut Ditata, Pemko Banjarmasin Siapkan Aturan Fiber Optik

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:43 WITA

Verified by MonsterInsights