Kalsel Peringkat 1 Nasional Ketahanan Pangan 2025, Syamsir Rahman Turun Langsung di GPM Bareng Ditreskrimsus Polda Kalsel – bomindonesia.com

Kalsel Peringkat 1 Nasional Ketahanan Pangan 2025, Syamsir Rahman Turun Langsung di GPM Bareng Ditreskrimsus Polda Kalsel

- Redaksi

Minggu, 5 Oktober 2025 - 11:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPKP Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman terjun langsung ikut melayani masyarakat di Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel - Perum Bulog Kanwil Kalsel di area Car Free Day Banjarmasin (Foto Mercy)

Kepala DPKP Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman terjun langsung ikut melayani masyarakat di Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel - Perum Bulog Kanwil Kalsel di area Car Free Day Banjarmasin (Foto Mercy)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menempati posisi pertama secara nasional dalam Indeks Ketahanan Pangan (IKP) tahun 2025, dengan skor 81,98 persen.

 

Pencapaian ini diumumkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menempatkan Kalsel di atas provinsi lain seperti Bali, Jawa Tengah, dan Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama dan keseriusan seluruh pihak dalam menjaga ketersediaan serta pemerataan pangan di seluruh wilayah.

 

“Empat aspek penilaian utama yang membuat Kalsel menjadi yang terbaik meliputi ketersediaan pangan, keterjangkauan, pemanfaatan, dan stabilitas distribusi.

 

Semua indikator ini berhasil kita penuhi dengan baik,” ujar Syamsir Minggu (5/10/2025) disela sela Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel bekerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Kalsel di area Car Free Day Banjarmasin

 

Syamsir menjelaskan, produksi pangan Kalsel mengalami surplus dalam beberapa komoditas utama seperti beras, jagung, dan hortikultura.

 

Kelebihan pasokan itu bahkan ikut membantu provinsi tetangga yang masih mengalami defisit pangan, seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

 

“Kalsel bukan hanya cukup untuk dirinya sendiri, tapi juga mampu menopang wilayah sekitar. Surplus ini menjadi bukti bahwa sistem distribusi kita berjalan baik dan merata,” tambahnya.

 

Selain itu, Kabupaten Balangan juga ikut mengharumkan nama Kalsel dengan menempati peringkat keempat nasional dalam kategori kabupaten terbaik indeks ketahanan pangan

Ia menegaskan, capaian ini tak lepas dari peran aktif pemerintah kabupaten/kota, petani, dan lembaga pangan lokal serta kerja sama dengan TNI/Polri yang terus memperkuat cadangan pangan, memperluas lahan produktif, serta menjaga stabilitas harga di pasar.

 

Salah satu bentuk nyata dukungan itu adalah Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel

 

Kolaborasi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto tentang penguatan ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Pemprov, Bulog, serta TNI–Polri sangat membantu, mulai dari pembukaan lahan pertanian hingga pengawasan distribusi pangan,” jelas Syamsir.

 

Syamsir berharap prestasi ini tidak membuat daerah berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Capaian ini milik bersama. Yang paling penting adalah menjaga semangat kerja sama agar ketahanan pangan Kalsel tetap kuat, bahkan bisa menjadi model bagi provinsi lain,” pungkasnya.

 

Penulis /Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Junaidi Gagas Formula Pengupahan Ideal di Tengah Perubahan Ekonomi Kalimantan
H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah
Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Tingkatkan Minat Baca, Dispersip Kotabaru Gelar Lomba Resensi Buku bagi Pelajar SMP
Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar
Demo #kalsellumpuh Berakhir Ricuh, Massa Mahasiswa Coba Terobos Pagar DPRD Kalsel
Guru Busu Ingatkan Keteladanan Rasulullah di Tengah Ratusan Jemaah Maulid Sungai Lulut

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:37 WITA

H. Junaidi Gagas Formula Pengupahan Ideal di Tengah Perubahan Ekonomi Kalimantan

Kamis, 3 September 2026 - 11:29 WITA

H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:31 WITA

Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:48 WITA

Tingkatkan Minat Baca, Dispersip Kotabaru Gelar Lomba Resensi Buku bagi Pelajar SMP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:10 WITA

Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar

Berita Terbaru

Pasis Sesko TNI-AU Lakukan Kajian Stategis di Banjarmasin

Banjarmasin Bungas

Data Karhutla, Pasis Sesko TNI-AU Lakukan Kajian Strategis di Banjarmasin

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:08 WITA

Banjarmasin Bungas

Merasa Tak Sesuai Desil, 2.599 Warga Banjarmasin Melapor

Kamis, 3 Sep 2026 - 12:51 WITA

Verified by MonsterInsights