BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN– Kondisi atap kanopi Masjid Baitul Hikmah Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang mengalami kebocoran mendapat perhatian serius dari Ketua Alumni Fakultas Hukum (FH) ULM, DR H Fauzan Ramon, SH, MH.
Masjid yang menjadi pusat aktivitas ibadah mahasiswa tersebut kerap dimanfaatkan untuk salat Jumat dan peringatan hari besar keagamaan.
Namun, saat hujan turun, kebocoran pada atap kanopi dinilai mengganggu kenyamanan jemaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua YLKI Kalsel sekaligus Wakil Ketua Badan Penyelesaian Sengketa Kota Banjarmasin ini mengatakan, berdasarkan pantauan dan informasi yang diterimanya, terdapat sejumlah titik pada atap kanopi masjid yang bocor.
Kondisi ini menyebabkan air hujan masuk ke area teras masjid.
“Ini tentu sangat mengganggu kekhusyukan jemaah, apalagi masjid ini menjadi pusat kegiatan ibadah mahasiswa,” ujar pengacara legendaris Banua ini , Jumat (19/12/2025).
Kandidat Ketua Peradi 2026 itu berharap pihak Universitas Lambung Mangkurat segera melakukan perbaikan, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Masjid seharusnya mendapat perhatian lebih agar jemaah dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” kata pria yang juga konsultan hukum para pengusaha besar di Banua H.Izay dan H.Ciut Binuang serta
H.Nurhin ini .

Pria yang juga penasihat hukum dari H.Sayed Jafar SH.mantan Bupati Kota Baru yang sekarang menjadi Ketua Partai Hanura Kalsel ini berharap agar pihak rektorat demi kenyamanan jemaah untuk beribadah apalagi menjelang bulan suci Ramadhan”Masih ada waktu beberapa bulan sebelum Ramadhan tiba,” pungkas politisi Partai Golkar Kota Banjarmasin yang dikenal dekat dengan ulama dan umara ini .
Keluhan serupa disampaikan petugas masjid, Fikri. Ia mengungkapkan bahwa kebocoran atap kanopi sudah berlangsung cukup lama.
“Kalau hujan turun, terpaksa ambal digulung kembali. Kalau hujan deras ditambah angin, hampir seluruh teras basah,” ucapnya Jumat (19/12/2025)
Menurut Fikri, kondisi atap kanopi teras masjid sudah berusia puluhan tahun dan belum pernah diganti, sehingga banyak bagian yang bocor dan terlihat kropos.
“Kami sudah beberapa kali mengusulkan penggantian atap, tapi belum tahu bagaimana tindak lanjut dari pihak rektorat,” ujar mahasiswa semester lima asal Kalimantan Timur itu.
Ia berharap pihak rektorat dapat segera melakukan perbaikan menyeluruh agar aktivitas ibadah di Masjid Baitul Hikmah tidak lagi terganggu, khususnya saat musim hujan.
Penulis/Editor ‘ Mercurius









