Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain – bomindonesia.com

Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIAMANKAN – Isnan Melani Pebriansyah alias Robi, salah satu terduga pelaku penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan, diamankan tim gabungan di sebuah pondok di Desa Tumbang Kalemei. Polisi menegaskan tersangka yang ditangkap adalah Robi, bukan Ramblan sebagaimana sempat beredar di media sosial. (foto: tangkapan layar/istimewa)

DIAMANKAN – Isnan Melani Pebriansyah alias Robi, salah satu terduga pelaku penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan, diamankan tim gabungan di sebuah pondok di Desa Tumbang Kalemei. Polisi menegaskan tersangka yang ditangkap adalah Robi, bukan Ramblan sebagaimana sempat beredar di media sosial. (foto: tangkapan layar/istimewa)

BOMINDONESIA.COM, KASONGAN – Tim gabungan Mabes Polri dan Polda Kalimantan Tengah terus bergerak memburu para pelaku penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan yang terjadi saat operasi penindakan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Salah satu terduga pelaku yang berhasil diamankan diketahui bernama Isnan Melani Pebriansyah alias Robi. Penangkapan tersebut sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial yang menyebut pria yang ditangkap adalah Ramblan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Robi diamankan pada Sabtu (4/7/2026) di sebuah pondok yang berada di kawasan Desa Tumbang Kalemei. Proses penangkapannya terekam video dan beredar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penangkapan Robi menyusul ditangkapnya Saldi alias Ateng yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan saat penggerebekan jaringan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Terduga pelaku diamankan di sebuah lanting sedot emas di kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah,

Sementara itu, Ramblan, yang disebut-sebut sebagai salah satu terduga pelaku lainnya, hingga kini masih dalam pengejaran aparat.

Tim khusus Mabes Polri bersama Polda Kalimantan Tengah terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku.

Selain Ramblan, polisi juga masih memburu sejumlah orang lain yang diduga terlibat langsung dalam penyerangan berdarah yang mengakibatkan gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat aparat melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Setelah seorang terduga pelaku diamankan, situasi berubah ricuh ketika sekelompok orang diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap petugas.

Akibat serangan itu, tiga anggota Polri gugur dalam menjalankan tugas, yakni Aipda Yudhi Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Dua nama terakhir sebelumnya sempat dilaporkan hilang dan kemudian ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Katingan setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Hingga kini aparat masih melakukan pengembangan penyidikan guna mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Polisi juga memastikan akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti melakukan kekerasan terhadap aparat penegak hukum saat menjalankan tugas.

Penulis /Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bak Film Action, Warga Kejar Pengemudi CR-V Hitam Terduga Tabrak Lari di Banjarmasin hingga Martapura
Modus Potong Rambut Berujung Maut, Pasutri di Martapura Gorok Pemilik Salon Demi Cincin Emas
Perempuan 70 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Martapura
Demo #kalsellumpuh Berakhir Ricuh, Massa Mahasiswa Coba Terobos Pagar DPRD Kalsel
Bea Cukai Sita 2,5 Juta Batang Rokok Ilegal, YLK Kalsel Soroti Bahaya tanpa Peringatan Kesehatan
Diduga Bakar Lahan 17 Borongan, Polres HSS Amankan Petani
Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Kejari HSU Dituntut KPK, Albertinus 5 Tahun 10 Bulan
Polda Kalsel Gagalkan Perdagangan Sisik 320 Trenggiling seberat 64 Kg

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:53 WITA

Modus Potong Rambut Berujung Maut, Pasutri di Martapura Gorok Pemilik Salon Demi Cincin Emas

Selasa, 1 September 2026 - 14:21 WITA

Perempuan 70 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Martapura

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:38 WITA

Demo #kalsellumpuh Berakhir Ricuh, Massa Mahasiswa Coba Terobos Pagar DPRD Kalsel

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:37 WITA

Bea Cukai Sita 2,5 Juta Batang Rokok Ilegal, YLK Kalsel Soroti Bahaya tanpa Peringatan Kesehatan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Diduga Bakar Lahan 17 Borongan, Polres HSS Amankan Petani

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kolam Kamboja Dikeruk Sekaligus Kembalikan Fungsi Ruang Retensi Air

Senin, 7 Sep 2026 - 19:18 WITA

Verified by MonsterInsights