Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas – bomindonesia.com

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI – Ilustrasi penggerebekan kasus narkotika yang berujung tragedi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Fakta baru yang diungkap menyebut dugaan pengejaran terhadap anggota polisi masih berlanjut setelah petugas mundur ke Sungai Katingan, serta adanya indikasi kekerasan sebelum para korban ditemukan meninggal dunia. (ilustrasi: AI/)

ILUSTRASI – Ilustrasi penggerebekan kasus narkotika yang berujung tragedi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Fakta baru yang diungkap menyebut dugaan pengejaran terhadap anggota polisi masih berlanjut setelah petugas mundur ke Sungai Katingan, serta adanya indikasi kekerasan sebelum para korban ditemukan meninggal dunia. (ilustrasi: AI/)

BOMINDONESIA.COM, PALANGKARAYA  – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap sejumlah fakta baru dalam penyelidikan tragedi penyerangan terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, yang menewaskan tiga personel Polri.

Dilansir dari Bima Raya News, hasil penyelidikan awal Kompolnas bersama Polda Kalimantan Tengah menyebutkan insiden berdarah tersebut berlangsung dalam dua fase.

Pada fase pertama, personel Satresnarkoba mendapat perlawanan saat melakukan penggerebekan terhadap terduga pelaku peredaran narkotika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demi menghindari jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil, para anggota kepolisian memutuskan mundur dan menyelamatkan diri dengan terjun ke Sungai Katingan.

Namun, para pelaku diduga terus melakukan pengejaran melalui jalur darat maupun sungai menggunakan perahu kelotok hingga terjadi rangkaian kekerasan berikutnya.

Kompolnas juga mengungkap adanya indikasi kuat bahwa para korban mengalami penyiksaan sebelum meninggal dunia.

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan luka akibat benda tumpul, retak tulang, hingga keretakan pada tengkorak korban.

Selain itu, terdapat resapan darah di bawah kulit yang mengindikasikan korban masih dalam keadaan hidup saat mengalami kekerasan tersebut.

Tak hanya itu, Kompolnas mengidentifikasi sedikitnya lima titik lokasi kejadian perkara (TKP) yang diduga menjadi tempat berlangsungnya rangkaian aksi kekerasan terhadap anggota Polri.

Temuan tersebut juga diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi yang menyebut salah seorang terduga pelaku sempat mengaku telah “menghabisi” anggota kepolisian.

Sementara itu, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah masih terus melakukan pengejaran dan pendalaman terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Diketahui, tragedi di Desa Tumbang Kalemei mengakibatkan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhi Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Ketiganya menjadi korban saat menjalankan operasi penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika.

Penulis/ Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bak Film Action, Warga Kejar Pengemudi CR-V Hitam Terduga Tabrak Lari di Banjarmasin hingga Martapura
Modus Potong Rambut Berujung Maut, Pasutri di Martapura Gorok Pemilik Salon Demi Cincin Emas
Perempuan 70 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Martapura
Demo #kalsellumpuh Berakhir Ricuh, Massa Mahasiswa Coba Terobos Pagar DPRD Kalsel
Bea Cukai Sita 2,5 Juta Batang Rokok Ilegal, YLK Kalsel Soroti Bahaya tanpa Peringatan Kesehatan
Diduga Bakar Lahan 17 Borongan, Polres HSS Amankan Petani
Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Kejari HSU Dituntut KPK, Albertinus 5 Tahun 10 Bulan
Polda Kalsel Gagalkan Perdagangan Sisik 320 Trenggiling seberat 64 Kg

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:53 WITA

Modus Potong Rambut Berujung Maut, Pasutri di Martapura Gorok Pemilik Salon Demi Cincin Emas

Selasa, 1 September 2026 - 14:21 WITA

Perempuan 70 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Martapura

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:38 WITA

Demo #kalsellumpuh Berakhir Ricuh, Massa Mahasiswa Coba Terobos Pagar DPRD Kalsel

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:37 WITA

Bea Cukai Sita 2,5 Juta Batang Rokok Ilegal, YLK Kalsel Soroti Bahaya tanpa Peringatan Kesehatan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Diduga Bakar Lahan 17 Borongan, Polres HSS Amankan Petani

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kolam Kamboja Dikeruk Sekaligus Kembalikan Fungsi Ruang Retensi Air

Senin, 7 Sep 2026 - 19:18 WITA

Verified by MonsterInsights