BOMINDONESIA COM, BANJARMASIN-Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 diperpanjang selama tujuh hari.
Perpanjangan operasi dilakukan setelah pencarian memasuki tahap penyelaman untuk menemukan korban yang diduga masih berada di dalam bangkai kapal.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo mengatakan, tim SAR langsung bergerak memperkuat pencarian di lokasi bangkai kapal yang berada di Laut Jawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Operasi kami tujuh hari dan tidak mau berlambat-lambat. Kami langsung bergerak menggeser tim ke lokasi,” kata Yudhi Bramantyo, Sabtu (19/09/2026) malam.
Untuk memperkuat pencarian, sebanyak 86 petugas berangkat dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menuju lokasi bangkai KM Virgo Transport 8 pada Sabtu malam.
Dari jumlah tersebut, 12 orang di antaranya merupakan penyelam berkualifikasi dan berpengalaman dalam operasi pencarian bawah air.
Para penyelam akan menyisir bagian dalam kapal, terutama kabin atau kamar yang diduga masih terdapat penumpang yang terjebak.
Sementara itu, Tim DVI Polda Kalsel telah mengidentifikasi tiga jenazah korban terbaliknya KM Virgo Transport 8 yang ditemukan Tim SAR Gabungan pada Jumat (18/9/2026).
Ketiga korban ditemukan setelah tim penetrasi TNI Angkatan Laut melakukan pencarian di kedalaman sekitar 24 meter.
Ketiga jenazah tersebut masing-masing adalah Muhammad Abidin Noor (30) dan Yuli (29), warga Banjarmasin yang merupakan pasangan suami istri. Satu korban lainnya adalah Surya (59), warga Margasari, Kabupaten Tapin, yang memiliki hubungan kekerabatan sebagai paman keduanya.
Ketiganya merupakan bagian dari rombongan ziarah Wali Songo yang berjumlah delapan orang. Rombongan tersebut terdiri dari empat warga Tapin dan empat warga Banjarmasin yang seluruhnya memiliki hubungan keluarga.
Tim penyelam TNI AL berhasil mengangkat ketiga korban ke permukaan setelah memecahkan kaca jendela salah satu kamar KM Virgo Transport 8 di kedalaman sekitar 24 meter.
Jasad ketiga korban kemudian dibawa menggunakan KRI I Gusti Ngurah Rai-332. Selanjutnya, jenazah dipindahkan ke KN SAR Kamajaya-104 untuk dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan menjalani penanganan lebih lanjut oleh tim terkait.
“Dengan ditemukannya tiga korban pada Jumat siang itu, kini Tim SAR Gabungan masih mencari 126 korban,” pungkas Bramantyo.









