BOMINDONESIA.COM , JAKARTA– Suasana duka menyelimuti TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, saat ribuan pengemudi ojek online (ojol) mengiringi pemakaman Affan Kurniawan, rekan mereka yang meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam aksi demonstrasi Kamis malam (28/8) .
Tangisan dan Doa yang Menggetarkan
Pada pagi hari Jumat (29/8), keluarga Affan—termasuk ibunda Almarhum—sempat menabur bunga di atas pusaranya, sementara para driver ojol mendoakan dengan penuh kesedihan sambil menangis . Atmosfer haru mencuat ketika mereka berseru “Amin” berulang kali atas doa yang diputarkan .
Lautan Jaket Hijau, Iring-iringan Penuh Rasa
Iring-iringan motor berjaket hijau mengiringi jenazah Affan dari rumah duka di Menteng menuju TPU Karet Bivak, membentuk lautan manusia yang memadati ruas jalan dan pekarangan pemakaman .
Suasana tak hanya haru, tapi juga diwarnai kemarahan yang tersimpan di balik pelukan solidaritas .
Dzikir dan Penghormatan Terakhir
Sejumlah pengemudi ojol melantunkan dzikir saat keranda hendak dibawa ke ambulans, sambil membuka jalan dan mengibarkan bendera kuning sebagai simbol penghormatan terakhir .
Kehadiran Tokoh dan Respons Resmi
Selain sesama driver, hadir tokoh seperti mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan pengusaha Jusuf Hamka (“Babah Alun”) untuk memberikan penghormatan terakhir . Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri juga menyampaikan kehadirannya sebagai bentuk penghormatan .
Beberapa media mencatat, jumlah pengantar mencapai sekitar 1.000 driver ojol, meski angka pastinya bisa lebih besar mengingat konsentrasi massa yang terlihat .
Permintaan Maaf Institusi di Tengah Duka
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi meminta maaf atas insiden tragis ini dan menyatakan siap bertanggung jawab penuh—menjalankan proses hukum secara transparan, sekaligus membantu keluarga korban, termasuk mengurus pemakaman .
Refleksi Bersama
Kepergian Affan menjadi simbol luka kolektif bagi komunitas pekerja jalanan yang setiap harinya menempuh berbagai risiko. Aksi pemakaman ini menjadi sorotan akan pentingnya keadilan, keselamatan, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam penegakan hukum.
(Berbagai Sumber)
Editor Mercurius












