Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz

Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 11:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Indonesia Dizinkan Otoritas Iran Lewat Selat Hormuz

Kapal Indonesia Dizinkan Otoritas Iran Lewat Selat Hormuz

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Dua kapal milik PT Pertamina (Persero), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, segera keluar dari kawasan Selat Hormuz setelah mendapat persetujuan dari otoritas Iran. Persetujuan ini menjadi hasil koordinasi diplomatik di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyatakan komunikasi dengan pihak Iran telah dilakukan sejak awal situasi memanas.

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran. Saat ini, hal tersebut tengah ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis dan operasional,” ujarnya dalam keterangan resmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan koordinasi lintas kementerian terus dilakukan guna menjamin kelancaran pelintasan kapal sekaligus menjaga pasokan energi nasional.

Baca Juga :  Jadi Target AS Berikutnya, Kolombia Siap Melawan

“Kementerian ESDM terus berkomunikasi dan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan proses pelintasan kapal Indonesia di Selat Hormuz dapat berjalan aman dan lancar. Dalam proses tersebut, tidak hanya soal muatan, tapi keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama pemerintah,” ujar Juru Bicara ESDM, Dwi Anggia.

Di sisi operasional, Pertamina International Shipping tengah menyiapkan aspek teknis dan administratif agar kedua kapal dapat melintasi selat dengan aman.

“Prioritas kami tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.

Baca Juga :  Radja Nainggolan Ditangkap Polisi, Ini Sebabnya

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah mulai mendiversifikasi sumber impor minyak mentah dan BBM di luar Timur Tengah. Kebijakan ini mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memperluas sumber pasokan energi.

Sepanjang 2025, Pertamina mengimpor 135,33 juta barel minyak mentah, dengan sekitar 19% atau 25,36 juta barel berasal dari Arab Saudi. Sisa pasokan diperoleh dari Afrika, Amerika Latin, Amerika Serikat, Malaysia, serta kerja sama jangka panjang dengan Singapura dan Malaysia untuk produk BBM.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau
Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak
Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur
Sepertiga Rudal Iran Dihancurkan AS
Kisah 7 Anjing di China Viral, Kabur dari Penculikan dan Tempuh 17 Km Demi Pulang Bersama
Tanker Rusia Tanpa Awak Hanyut di Mediterania, Eropa Siaga Bencana Ekologi
Selat Hormuz Urat Nadi Minyak Global

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:16 WITA

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Minggu, 26 April 2026 - 23:46 WITA

Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau

Minggu, 5 April 2026 - 11:42 WITA

Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 17:18 WITA

Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak

Senin, 30 Maret 2026 - 15:48 WITA

Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur

Berita Terbaru

KAPOLDA CUP SERIES III

Olahraga

Polda Kalsel Gelar Police Expo dan Turnamen Esports 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:42 WITA

Verified by MonsterInsights