Sepertiga Rudal Iran Dihancurkan AS

Sepertiga Rudal Iran Dihancurkan AS

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertempuran Sengit Iran VS AS-Israel

Pertempuran Sengit Iran VS AS-Israel

BOMINDONESIA.COM, WASHINGTON – AS (Amerika Serikat) hanya dapat memastikan sekitar sepertiga persenjataan rudal Iran telah dihancurkan sejak konflik antara AS dan Israel mendekati satu bulan, menurut lima sumber yang mengetahui laporan intelijen AS.

Sekitar sepertiga lainnya belum dapat dipastikan kondisinya, namun diyakini kemungkinan rusak, hancur, atau tertimbun akibat serangan udara yang menargetkan terowongan bawah tanah dan bunker.

Seperti dikutip Reuters, sumber yang sama juga menyebut penilaian serupa berlaku terhadap kemampuan drone Iran, di mana sekitar sepertiga dipastikan telah dilumpuhkan.

Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa meski sebagian besar rudal Iran telah hancur atau sulit diakses, Teheran masih memiliki persediaan senjata yang signifikan dan berpotensi memulihkan sebagian rudal yang terkubur atau rusak setelah konflik berakhir.

Baca Juga :  Panduan Shalat Tarawih di Masjidil Haram

Temuan intelijen ini berbeda dengan pernyataan publik Presiden Donald Trump yang menyebut Iran hanya memiliki sedikit rudal tersisa.

Ia juga mengakui ancaman rudal dan drone Iran masih menjadi risiko bagi operasi AS di kawasan strategis Selat Hormuz.

Seorang pejabat Pentagon mengatakan serangan rudal dan drone Iran telah turun sekitar 90% sejak awal konflik.

Selain itu, United States Central Command menyebut lebih dari 66% fasilitas produksi rudal, drone, dan kapal militer Iran telah rusak atau hancur.

Baca Juga :  2027 Target Pemanfaatan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi

Anggota DPR AS Seth Moulton meragukan klaim bahwa kemampuan militer Iran telah melemah drastis, menilai Teheran kemungkinan masih menyimpan sebagian kekuatan dan belum mengerahkan seluruh persenjataannya.

Pemerintah AS menegaskan tujuan operasi militernya adalah melemahkan kemampuan militer Iran, termasuk menghancurkan armada laut, sistem rudal, serta mencegah negara tersebut memiliki senjata nuklir.

Operasi militer yang dikenal sebagai “Epic Fury” disebut telah menyerang lebih dari 10.000 target militer Iran serta menenggelamkan sekitar 92% kapal perang besar negara tersebut.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau
Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran
Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak
Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur
Kisah 7 Anjing di China Viral, Kabur dari Penculikan dan Tempuh 17 Km Demi Pulang Bersama
Tanker Rusia Tanpa Awak Hanyut di Mediterania, Eropa Siaga Bencana Ekologi
Selat Hormuz Urat Nadi Minyak Global
Pemimpin Baru Iran: Selat Hormuz Ditutup

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:46 WITA

Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau

Minggu, 5 April 2026 - 11:42 WITA

Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 17:18 WITA

Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak

Senin, 30 Maret 2026 - 15:48 WITA

Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:24 WITA

Sepertiga Rudal Iran Dihancurkan AS

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights