Hal itu disampaikan Irfan Yusuf usai menghadiri Retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam. Menanggapi pertanyaan mengenai posisi hotel Kampung Haji, Irfan menjelaskan lokasi proyek berada di kawasan Tahrir.
Namun, pengelolaan dan kepemilikan hotel sepenuhnya berada di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). “Hotel itu semuanya domainnya Danantara, kami hanya sebagai pengguna. Jadi kami tidak memutuskan,” ujar Irfan.
Menurutnya, fasilitas tersebut belum dapat digunakan pada musim haji 2026. Irfan memperkirakan target pemanfaatan hotel Kampung Haji baru dapat direalisasikan pada 2027.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Oh, 2026 belum bisa. Kemungkinan 2027 baru bisa,” kata Irfan. Terkait skema penerbangan jemaah haji, Irfan memastikan hingga saat ini tidak ada perubahan kebijakan. Pemberangkatan dan kepulangan jemaah tetap melalui Madinah dan Jeddah. “Sampai saat ini belum ada perubahan,” imbuhnya.












