Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur

Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) (Foto Istimewa)

Prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BEIRUT – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia.

Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan gugur akibat serangan artileri Israel di wilayah Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026).

Insiden tragis tersebut terjadi di sekitar wilayah Adchit Al Qusayr, saat personel TNI tengah menjalankan tugas menjaga stabilitas keamanan di daerah konflik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pos pasukan perdamaian dilaporkan terkena hantaman artileri tidak langsung di tengah eskalasi pertempuran antara militer Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Calon Bos Baru Hizbullah Hilang Kontak, Diduga Tewas Dibunuh Israel

Dalam kejadian itu, satu prajurit TNI gugur, sementara dua lainnya mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, mengecam keras serangan yang mengenai posisi pasukan penjaga perdamaian.

Ia menegaskan bahwa keselamatan personel PBB harus menjadi prioritas dan tidak boleh dilanggar dalam situasi konflik apa pun.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia turut menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit tersebut.

Baca Juga :  Antusiasme Tur Dunia Iron Maiden 2026 Picu Harapan Fans Indonesia

Dalam pernyataan resminya, Indonesia juga mengutuk serangan terhadap pasukan perdamaian dan mendesak dilakukan investigasi secara menyeluruh serta transparan.

Selain itu, pemerintah memastikan dukungan penuh bagi keluarga korban serta berharap prajurit yang terluka dapat segera pulih.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat atas besarnya risiko yang dihadapi prajurit TNI dalam menjalankan misi kemanusiaan di bawah bendera PBB.

Mereka tidak hanya bertugas sebagai penjaga keamanan, tetapi juga simbol harapan bagi terciptanya perdamaian dunia.

*/ Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau
Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran
Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak
Sepertiga Rudal Iran Dihancurkan AS
Kisah 7 Anjing di China Viral, Kabur dari Penculikan dan Tempuh 17 Km Demi Pulang Bersama
Tanker Rusia Tanpa Awak Hanyut di Mediterania, Eropa Siaga Bencana Ekologi
Selat Hormuz Urat Nadi Minyak Global

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:16 WITA

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Minggu, 26 April 2026 - 23:46 WITA

Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau

Minggu, 5 April 2026 - 11:42 WITA

Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 17:18 WITA

Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak

Senin, 30 Maret 2026 - 15:48 WITA

Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights