BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Suasana Mini Autoshow Chapter 2026 di Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (16/5/2026) malam, berubah menjadi panggung nostalgia sekaligus unjuk kualitas para musisi rock senior Kalimantan Selatan.
Grup band BlackStone tampil memukau dengan membawakan dua lagu legendaris milik Dream Theater hingga sederet lagu rock karya sendiri yang langsung menghidupkan atmosfer panggung.
Penampilan mereka terasa spesial karena BlackStone diperkuat sejumlah musisi yang selama ini dikenal sebagai dedengkot dan legenda rock Banua.
Nama-nama yang selama era festival rock 1990-an hingga awal 2000-an kerap mendominasi gelar pemain terbaik kini kembali tampil dalam satu panggung.
Di posisi vokal ada Miftah Koso, yang dikenal sebagai salah satu vokalis rock terbaik Banua.
Pada masanya, Miftah berulang kali meraih predikat The Best Vocalist dalam berbagai festival musik rock.
Selain itu vokalis yang sering dijuluki Judika nya Banua itu adalah vokalis “istana” era Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor alias Paman Birin.
Sementara di lini gitar, Hurries Fadillah tampil penuh energi dengan karakter permainan khasnya.
Hurries juga dikenal sebagai gitaris yang kerap meraih gelar pemain terbaik dan beberapa kali dipercaya mengiringi artis nasional.
Hurries mantan Grup Mr X yang masuk ajang 10 finalis Festival Musik Rock se Indonesia versi Log Zhelebour dengan tembang
Hurries saat itu satu grup dengan Rio , drummer yang kini bersama band papan atas Noah
Gebukan drum BlackStone dipercayakan kepada Julian Fitri alias Boboy, sosok drummer senior yang dijuluki “Mike Portnoy-nya Banua”.
Julukan itu bukan tanpa alasan, sebab Boboy pernah menorehkan prestasi sebagai The Best Drummer dalam festival musik rock se-Jawa Bali hingga berbagai kompetisi musik lainnya.
Saat ini ia juga aktif sebagai instruktur drum di Sekolah Musik Purwacaraka.
Permainan bass BlackStone diperkuat Dedi Japun yang tampil atraktif sepanjang pertunjukan.
Dedi dikenal sebagai basis lincah yang juga langganan meraih penghargaan The Best Player di sejumlah festival musik.
Tak main main Dedi juga pernah merasakan atmosfer panggung musik nasional bersama Robin Hood dengan vokalis Asmirandah .
Robin Hood dulu juga dikenal kerap mengiring artis Rossa
Sementara di balik keyboard, hadir Yudhi Professor, musisi yang dikenal luas sebagai personel Matta Band, grup musik papan atas yang populer lewat lagu “Ketahuan”.
Setelah lama berkarier di panggung musik nasional , Yudhi kini memilih pulang kampung dan aktif menjadi dosen di Universitas Islam Kalimantan (Uniska).
Sementara Erol vokalis sekaligus manajer ,adalah pencipta lagu lagu dari BlackStone yang berhasil mengumpulkan para legenda ini .

BlackStone membuka penampilannya dengan lagu “Pull Me Under” dan “Another Day” milik Dream Theater yang dibawakan Miftah Koso dengan karakter vokal khas progressive rock.
Atmosfer kemudian semakin panas saat mereka membawakan lagu-lagu ciptaan Erol seperti “Gangster”, “Bla Bla”, “Orang Gila”, “Lelaki Telanjang”, hingga “Menjilat Matahari”.
Penampilan BlackStone pun mendapat sambutan meriah dari pengunjung Duta Mall.
Banyak penonton larut bernostalgia melihat para musisi senior Banua kembali tampil dalam satu panggung dengan energi yang tetap garang.
Personel BlackStone :
Erol – vokal/manajer Miftah Koso – vokalis Julian Fitri alias Boboy – drum. Dedi Japun – bass
Yudhi Professor – keyboard. Hurries Fadillah – gitar
Penulis/Editor : Mercurius












