lEGENDA

Legenda Rock Banua Bersatu di BlackStone, Guncang Duta Mall dengan Lagu God Bless hingga Dream Theater

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLACKSTONE TAMPIL - Grup rock BlackStone yang diperkuat sejumlah musisi senior dan legenda rock Banua tampil memukau dalam Mini Autoshow Chapter 2026 di Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (16/5/2026) malam. (foto:Mercy  )

BLACKSTONE TAMPIL - Grup rock BlackStone yang diperkuat sejumlah musisi senior dan legenda rock Banua tampil memukau dalam Mini Autoshow Chapter 2026 di Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (16/5/2026) malam. (foto:Mercy )

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Suasana Mini Autoshow Chapter 2026 di Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (16/5/2026) malam, berubah menjadi panggung nostalgia sekaligus unjuk kualitas para musisi rock senior Kalimantan Selatan.

Grup band BlackStone tampil memukau dengan membawakan dua lagu legendaris milik Dream Theater hingga sederet lagu rock karya sendiri yang langsung menghidupkan atmosfer panggung.

Penampilan mereka terasa spesial karena BlackStone diperkuat sejumlah musisi yang selama ini dikenal sebagai dedengkot dan legenda rock Banua.

Nama-nama yang selama era festival rock 1990-an hingga awal 2000-an kerap mendominasi gelar pemain terbaik kini kembali tampil dalam satu panggung.

Di posisi vokal ada Miftah Koso, yang dikenal sebagai salah satu vokalis rock terbaik Banua.

Pada masanya, Miftah berulang kali meraih predikat The Best Vocalist dalam berbagai festival musik rock.

Selain itu vokalis yang sering dijuluki Judika nya Banua itu adalah vokalis “istana” era Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor alias Paman Birin.

Sementara di lini gitar, Hurries Fadillah tampil penuh energi dengan karakter permainan khasnya.

Hurries juga dikenal sebagai gitaris yang kerap meraih gelar pemain terbaik dan beberapa kali dipercaya mengiringi artis nasional.

Baca Juga :  Andy Liany, Sang Legenda Rock N' Roll dengan Akhir Kisah Tragis

Hurries mantan Grup Mr X yang masuk ajang 10 finalis Festival Musik Rock se Indonesia versi Log Zhelebour dengan tembang

Hurries saat itu satu grup dengan Rio , drummer yang kini bersama  band papan atas Noah

Gebukan drum BlackStone dipercayakan kepada Julian Fitri alias Boboy, sosok drummer senior yang dijuluki “Mike Portnoy-nya Banua”.

Julukan itu bukan tanpa alasan, sebab Boboy pernah menorehkan prestasi sebagai The Best Drummer dalam festival musik rock se-Jawa Bali hingga berbagai kompetisi musik lainnya.

Saat ini ia juga aktif sebagai instruktur drum di Sekolah Musik Purwacaraka.

Permainan bass BlackStone diperkuat Dedi Japun yang tampil atraktif sepanjang pertunjukan.

Dedi dikenal sebagai basis lincah yang juga langganan meraih penghargaan The Best Player di sejumlah festival musik.

Tak main main Dedi juga pernah merasakan atmosfer panggung musik nasional bersama Robin Hood dengan vokalis Asmirandah .

Robin Hood dulu juga dikenal kerap mengiring artis Rossa

Sementara di balik keyboard, hadir Yudhi Professor, musisi yang dikenal luas sebagai personel Matta Band, grup musik papan atas yang populer lewat lagu “Ketahuan”.

Setelah lama berkarier di panggung musik nasional , Yudhi kini memilih pulang kampung dan aktif menjadi dosen di Universitas Islam Kalimantan (Uniska).

Baca Juga :  Potret Kenangan Mick Jagger dan Ria Irawan 1988: Sebuah Momen Ikonik dalam Dunia Hiburan

Sementara Erol vokalis sekaligus manajer ,adalah pencipta lagu lagu dari BlackStone yang berhasil mengumpulkan para legenda ini .

BlackStone Dari kiri : Julian Fitri alias Boboy (drummer) Miftah Koso (Vokalis) Hurries Fadillah (Gitaris ) Erol (Vokal /Manajer ) Yudhi Professor (Keyboard) Dedi Japun ( Bass)

BlackStone membuka penampilannya dengan lagu “Pull Me Under” dan “Another Day” milik Dream Theater yang dibawakan Miftah Koso dengan karakter vokal khas progressive rock.

Atmosfer kemudian semakin panas saat mereka membawakan lagu-lagu ciptaan Erol seperti “Gangster”, “Bla Bla”, “Orang Gila”, “Lelaki Telanjang”, hingga “Menjilat Matahari”.

Penampilan BlackStone pun mendapat sambutan meriah dari pengunjung Duta Mall.

Banyak penonton larut bernostalgia melihat para musisi senior Banua kembali tampil dalam satu panggung dengan energi yang tetap garang.

Personel BlackStone :

Erol – vokal/manajer                          Miftah Koso – vokalis                            Julian Fitri alias Boboy – drum.            Dedi Japun – bass

Yudhi Professor – keyboard.                  Hurries Fadillah – gitar

Penulis/Editor : Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megadeth Perdana Bawakan “Ride The Lightning” Metallica di Bogota, Dave Mustaine Tutup Lingkaran Sejarahnya
Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional
Slank Hentak Panggung Mappanre Ri Tasi’e 2026, Pagatan Bergemuruh
Story Emosional Bikin Geger, Thomas Ramdhan Diduga akan Hengkang dari GIGI
Senja dan Dust In The Wind di Pasar Loak Kebayoran Lama
Aksi Dadakan Joey Jordison Selamatkan Penampilan Metallica di Download Festival 2004
Bukber Komunitas Rock Melayu di Pondok Bahari, Anniversary ke-5 KPMRM segera Digelar
Bassist Legendaris God Bless Donny Fattah Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:50 WITA

Legenda Rock Banua Bersatu di BlackStone, Guncang Duta Mall dengan Lagu God Bless hingga Dream Theater

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:26 WITA

Megadeth Perdana Bawakan “Ride The Lightning” Metallica di Bogota, Dave Mustaine Tutup Lingkaran Sejarahnya

Kamis, 16 April 2026 - 01:27 WITA

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional

Senin, 13 April 2026 - 22:34 WITA

Slank Hentak Panggung Mappanre Ri Tasi’e 2026, Pagatan Bergemuruh

Senin, 13 April 2026 - 14:55 WITA

Story Emosional Bikin Geger, Thomas Ramdhan Diduga akan Hengkang dari GIGI

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights