Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI – Ilustrasi penggerebekan kasus narkotika yang berujung tragedi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Fakta baru yang diungkap menyebut dugaan pengejaran terhadap anggota polisi masih berlanjut setelah petugas mundur ke Sungai Katingan, serta adanya indikasi kekerasan sebelum para korban ditemukan meninggal dunia. (ilustrasi: AI/)

ILUSTRASI – Ilustrasi penggerebekan kasus narkotika yang berujung tragedi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Fakta baru yang diungkap menyebut dugaan pengejaran terhadap anggota polisi masih berlanjut setelah petugas mundur ke Sungai Katingan, serta adanya indikasi kekerasan sebelum para korban ditemukan meninggal dunia. (ilustrasi: AI/)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap sejumlah fakta baru dalam penyelidikan tragedi penyerangan terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, yang menewaskan tiga personel Polri.

Dilansir dari Bima Raya News, hasil penyelidikan awal Kompolnas bersama Polda Kalimantan Tengah menyebutkan insiden berdarah tersebut berlangsung dalam dua fase.

Pada fase pertama, personel Satresnarkoba mendapat perlawanan saat melakukan penggerebekan terhadap terduga pelaku peredaran narkotika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demi menghindari jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil, para anggota kepolisian memutuskan mundur dan menyelamatkan diri dengan terjun ke Sungai Katingan.

Baca Juga :  Viral, Mobil Unit Majta Peninggalan Almarhum Guru Zuhdi Dicuri, Berujung Laka Tunggal

Namun, para pelaku diduga terus melakukan pengejaran melalui jalur darat maupun sungai menggunakan perahu kelotok hingga terjadi rangkaian kekerasan berikutnya.

Kompolnas juga mengungkap adanya indikasi kuat bahwa para korban mengalami penyiksaan sebelum meninggal dunia.

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan luka akibat benda tumpul, retak tulang, hingga keretakan pada tengkorak korban.

Selain itu, terdapat resapan darah di bawah kulit yang mengindikasikan korban masih dalam keadaan hidup saat mengalami kekerasan tersebut.

Tak hanya itu, Kompolnas mengidentifikasi sedikitnya lima titik lokasi kejadian perkara (TKP) yang diduga menjadi tempat berlangsungnya rangkaian aksi kekerasan terhadap anggota Polri.

Baca Juga :  Laka Maut di Kelumpang Barat, Mobil Langsir Minyak dan Box Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia

Temuan tersebut juga diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi yang menyebut salah seorang terduga pelaku sempat mengaku telah “menghabisi” anggota kepolisian.

Sementara itu, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah masih terus melakukan pengejaran dan pendalaman terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Diketahui, tragedi di Desa Tumbang Kalemei mengakibatkan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhi Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Ketiganya menjadi korban saat menjalankan operasi penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika.

*/Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan
Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
Korban Gugur Bertambah, Bripda Nopandri Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan
Aliran Dana Perkara KPU HSU Terkuak di Sidang, Kadis PUTR Akui Beri Rp35 Juta
Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Masih Hilang
Kapolda Kalsel Jadikan Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WITA

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:56 WITA

Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:32 WITA

Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain

Senin, 6 Juli 2026 - 00:46 WITA

Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights