BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Menuju Kota Sehat Swastisaba Padapa. Kota Banjarmasin menerima kunjungan tim verifikasi Kota/Kabupaten dari Kementrian Kesehatan dan Perdagangan, Kamis (2/10/2025).
Tim verifikasi melakukan kunjungan strategis ke beberapa titik pelayanan dan fasilitas umum, mulai dari Kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kawasan wisata Siring Nol Kilometer Banjarmasin, PD PAL, Sekolah dan lingkungan masyarakat.
Mereka mengkritik bagaimana kebersihan, mulai dari tempat cuci tangan, kawasan tanpa rokok, toilet bersih dan lainnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako, Dr Machli Riyadi yang langsung menyambut tim verifikasi menyampaikan harapannya agar Banjarmasin bisa mendapatkan penghargaan kota sehat Swastisaba Padapa.
Ia juga bersyukur atas ditunjuknya Kota Banjarmasin jadi lokus penilaian kota sehat se Kalsel 13 Kabupaten/kota.
“Alhamdulillah Banjarmasin jadi lokus verifikasi kota sehat. Artinya Penilaian ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi hak kebersihan, kesehatan dan pelayanan lainnya terhadap masyarakat dan menjadikan kota yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr Tabiun Huda, begitu berharap apa yang sudah dilaksanakan dalam memenuhi standar kota sehat bisa membawa hasil dan penghargaan Swastisaba bisa diraih.

Hari ini tim verifikasi mengunjungi 9 titik lokus di Kota Banjarmasin. Kunjungan dimulai dari Pemko Banjarmasin, Kantor Camat Banjarmasin Tengah, Kawasan Siring nol Km, Perumda PAL, Posyandu, Sekolah, Kubah Basirih, Pasar Pandu, Bank Sampah Induk dan pelaksanaan Tripicon S untuk jamban sehat.
“Kunjungan Tim verifikasi selama dua hari terhadap 9 lokus. Mereka memeriksa kebersihan, sampah, toiletnya dan kebersihan fasilitas umum,” katanya.
Tabiun berharap, penerapan kota sehat ini benar-benar bisa diaplikasikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Merupakan tugas bersama tidak hanya pemerintahan namun semua pihak agar tercipta kota yang nyaman bersih dan sehat.

Camat Banjarmasin Tengah, Maslun berharap verifikasi kota sehat tidak hanya ceremoni saja, namun bisa diaplikasikan dalam keseharian.
Hal itu juga sudah jauh dilaksanakan pihaknya di lingkungan kantor Kecamatan dan lingkungan sekitar. Seperti larangan merokok, membuang sampah pada tempatnya dan pengelolaan sanitasi yang baik.
“Kita mulai dari hal yang biasa, tidak merokok ditempat umum dan tidak membuang sampah sembarangan. Hal kecil ini bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan. Mudahan verifikasi kota sehat ini dapat menambah semangat untuk gaya hidup sehat,” ucapnya.
Penulis : Hamdani















