Sejumlah 10.321 Ekstasi Langka dan 19 Kg Sabu Gagal Beredar di Banjarmasin – bomindonesia.com

Sejumlah 10.321 Ekstasi Langka dan 19 Kg Sabu Gagal Beredar di Banjarmasin

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN– Peredaran narkoba di Kota Banjarmasin masih memprihatinkan. Kurun waktu satu bulan lebih ini saja Polresta Banjarmasin berhasil amankan 19 kg sabu, 10.321 butir ekstasi, dan ganja 462,24 gram.

Barang bukti tersebut pun baru saja dimusnahkan oleh
Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul RK Siregar bersama perwakilan Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (27/7/2026) siang di Aula Polresta Banjarmasin.

Ada yang menarik, pengungkapan narkoba kali ini ada ditemukan ekstasi langka alias barang baru yang berasal dari Afrika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ujar Timbul RK Siregar, barang baru jenis ekstasi itu memiliki harga yang lebih mahal dari ekstasi biasanya, karena ada kandungan yang berbeda.

“Ekstasi langka ini belum sempat beredar, dan kita yakini berasal dari Afrika,”

“Barang bukti ini ada 14 kasus. 8 LP dari Satnarkoba dari Polresta Banjarmasin, 2 Lp ada di Polsek Banjarmasin Barat, 3 Lp di Polsek Banjarmasin Timur, dan 1 Lp Polsek Banjarmasin Tengah, dengan jumlah 22 tersangka,” ucapnya kepada awak media.

Dari hasil pemusnahan ini, Ia menyebutkan pihaknya menyelamatkan sebanyak 297.610 orang jiwa yang terhindar dari narkoba.

“Jika dirupiahkan seluruh barang yang kita musnakan senilai 33,8 Miliar rupiah,” tegasnya.

Kendati begitu, Plh Kapolresta Banjarmasin menuturkan bahwa hal yang menonjol dari pemusnahaan tersebut adalah ganja.

Timbul mengatakan ganja tersebut barhasil pihaknya ungkap setelah mengamankan satu tersangka di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur.

“Dari hasil pengungkapan itu langsung kita lakukan perkembangan hingga ke wilayah Martapura, Kabupaten Banjar, ” bebernya.

“Terus kita lakukan penyelidikan, kemudian ini barang diperoleh secara online, dan sekarang tim kita melakukan pengembangan ke luar kota,” tambahnya.

Diketahui, seluruh barang bukti dimusnakan dengan cara melarutkan dengan air detergen, lalu diaduk dan di buang ke dalam pembuangan air.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Diduga Terkait Kasus TPPU
4 Pembunuh Polisi dalam Tragedi Katingan Masih Diburu
Babe Aldo Ditahan Polda Kalsel, Kuasa Hukum Siapkan Gugatan Praperadilan
Video Viral di Komplek Herlina, Polisi Luruskan Informasi Perkelahian dan Amankan Pembawa Sajam
Kuasa Hukum SPBUN Kuala Tambangan Kecam Unggahan TikTok yang Sebut Nama Klien, Ingatkan akan Tempuh Jalur Hukum
Dendam Knalpot Bising Berujung Maut, Pedagang Pentol Goreng jadi Tersangka Pembunuhan
Remaja Diduga Diterkam Buaya di Karang Bintang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:04 WITA

Sejumlah 10.321 Ekstasi Langka dan 19 Kg Sabu Gagal Beredar di Banjarmasin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:46 WITA

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Diduga Terkait Kasus TPPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:45 WITA

4 Pembunuh Polisi dalam Tragedi Katingan Masih Diburu

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:38 WITA

Babe Aldo Ditahan Polda Kalsel, Kuasa Hukum Siapkan Gugatan Praperadilan

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:30 WITA

Video Viral di Komplek Herlina, Polisi Luruskan Informasi Perkelahian dan Amankan Pembawa Sajam

Berita Terbaru

Peristiwa & Hukum

Sejumlah 10.321 Ekstasi Langka dan 19 Kg Sabu Gagal Beredar di Banjarmasin

Senin, 27 Jul 2026 - 17:04 WITA

Verified by MonsterInsights