BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) perpanjangan ‘tangan’ Pemprov Kalsel berhasil mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program penciptaan lapangan kerja.
‘Jadi, upaya ini difokuskan pada peningkatan produktivitas dan penempatan tenaga kerja, baik di sektor formal maupun informal,” ucap Irfan Sayuti, S.Sos, M.Si Kepala Disnakertrans Kalsel, dalam keterangannya.
Menurutnya, program yang dijalankan bertujuan memastikan masyarakat memiliki pekerjaan yang layak dan mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, meliputi pangan, sandang, dan papan. ‘Kami yakin, kemiskinan dapat ditekan secara signifikan,” harapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kabag Disnakertrans Kalsel Indah menyebutkan, program Disnakertrans Kalsel terbagi dalam tiga seksi, yakni: Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Pelatihan & Produktivitas Tenaga Kerja.
“Seksi Penempatan Tenaga Kerja baru saja menyelenggarakan Job Fair pada tanggal 15-17 Juli di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin,” paparnya.
Bahkan, sambungnya, Job Fair berhasil menghubungkan 55 perusahaan dengan 1.969 lowongan kerja di berbagai sektor, seperti perkebunan, pertambangan, perbankan, dan manufaktur.

Untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja, Disnakertrans juga menyelenggarakan berbagai pelatihan. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan skill para pencari kerja agar sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Selain pelatihan umum, Disnakertrans Kalsel bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) yang menawarkan 17 kejuruan berbeda.
“Pelatihan bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan yang dibutuhkan baik untuk bekerja di sektor formal maupun untuk berwirausaha,” tambahnya.
Sedang Seksi Perluasan Kesempatan Kerja, lanjutnya, fokus pada pemberdayaan masyarakat di sektor informal melalui program kewirausahaan.
“Program ini memberikan pelatihan dan bantuan sarana usaha, Kerjasama dengan BLK memastikan peserta pelatihan mendapatkan sertifikasi kompetensi sesuai standar yang berlaku (JPL),” katanya.
Untuk itu, jelasnya, Disnakertrans Kalsel berkomitmen terus meningkatkan program-programnya demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel).
Keberhasilan Job Fair dan program pelatihan kewirausahaan menunjukkan komitmen nyata Disnakertrans Kalsel dalam mengurangi angka kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.
“Program-program ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Kalsel,” imbuhnya. (adv/diskominfo)












