Dr Didi Susanto: Makan Bergizi Gratis Kebijakan Bagus – bomindonesia.com

Dr Didi Susanto: Makan Bergizi Gratis Kebijakan Bagus

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Dr Didi Susanto (foto:bomindonesia)

Pengamat Dr Didi Susanto (foto:bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pengamat kebijakan publik Dr Didi Susanto menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) kebijakan bagus dan memiliki dampak positif terhadap perkembangan intelegensi anak. ‘Kebijakan bagus, dan MBG dapat diterapkan di Kalsel secara berkelanjutan,” ucap Dr Didi Susanto, Rabu (19/2/2025)

Menurutnya, anak-anak Indonesia jarang sarapan pagi, dan berimbas pada kegiatan sekolah (kecerdasan berpikir anak).

Kalsel memiliki potensi perikanan relative baik dan melimpah, sehingga konsumsi ikan sungai dan laut bagi anak-anak mudah didapatkan. “Ya, kawasan pesisir laut dan kawasan sungai cukup banyak di Kalsel. Itu bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pengelolaan  MBG,” papar alumni doktor Universitas Negeri Semarang ini. Selain itu, sambungnya, usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan gizi bagi anak sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk, ujar mantan Dekan Fakultas Farmasi ini, mampu memberdayakan UMKM dan ekonomi kerakyatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Seperti Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Barito Kuala kawasan pesisir cukup banyak tambak ikan sehingga dapat menyumbang sektor perikanan. “Ini perlu dimaanfaatkan dan dikelola secara baik, ikan melimpah untuk kebutuhan MBG,” beber akademisi Universitas Islam Kalimantan ini.

Apalagi, bebernya, terlihat anak-anak di pesisir laut kecerdasannya luar biasa, karena mengkonsumsi ikan relative tinggi. Meski begitu, Ia menyadari anggaran MBG relatif besar. “Nah, untuk Kalsel tinggal mengelola saja lagi, dan MBG dapat berjalan secara konsisten,”  tuturnya.

Didi juga menyarankan CSR perusahaan dapat digandeng secara merata untuk mengatasi pengeluaran MBG. ‘Hasil MBG dapat dilihat ke depannya. Sebab saat ini kita prihatin dengan anak-anak sekolah menengah ada juga yang tidak bisa perhitungan perkalian. Apakah ini faktor gizi? MBG bisa menjadi investasi SDM,” bebernya.

Didi Susanto berharap Pemkab/kota dapat berkolaborasi dengan pengusaha di Kalsel. ‘Kalsel terkenal dermawan luar biasa. Saya kira jika ini dapat dilakukan biasa MBG dapat teratasi dan MBG secara konsisten terlaksana di daerah ini,” imbuhnya.

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Junaidi Gagas Formula Pengupahan Ideal di Tengah Perubahan Ekonomi Kalimantan
H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah
Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Tingkatkan Minat Baca, Dispersip Kotabaru Gelar Lomba Resensi Buku bagi Pelajar SMP
Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar
Demo #kalsellumpuh Berakhir Ricuh, Massa Mahasiswa Coba Terobos Pagar DPRD Kalsel
Guru Busu Ingatkan Keteladanan Rasulullah di Tengah Ratusan Jemaah Maulid Sungai Lulut

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:37 WITA

H. Junaidi Gagas Formula Pengupahan Ideal di Tengah Perubahan Ekonomi Kalimantan

Kamis, 3 September 2026 - 11:29 WITA

H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:31 WITA

Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:48 WITA

Tingkatkan Minat Baca, Dispersip Kotabaru Gelar Lomba Resensi Buku bagi Pelajar SMP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:10 WITA

Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar

Berita Terbaru

Pasis Sesko TNI-AU Lakukan Kajian Stategis di Banjarmasin

Banjarmasin Bungas

Data Karhutla, Pasis Sesko TNI-AU Lakukan Kajian Strategis di Banjarmasin

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:08 WITA

Banjarmasin Bungas

Merasa Tak Sesuai Desil, 2.599 Warga Banjarmasin Melapor

Kamis, 3 Sep 2026 - 12:51 WITA

Verified by MonsterInsights