Fokuskan Promosi ke Paket Wisata Domestik dan Regional – bomindonesia.com

Fokuskan Promosi ke Paket Wisata Domestik dan Regional

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisata Pasar Terapung Kota Banjarmasin

Wisata Pasar Terapung Kota Banjarmasin

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Kenaikan harga minyak dunia secara global mulai memberikan dampak nyata terhadap industri penerbangan dan pariwisata. Lonjakan biaya operasional maskapai memicu kenaikan harga tiket pesawat secara signifikan, terutama untuk rute internasional jarak jauh. Kondisi ini pun secara perlahan menggeser preferensi serta daya beli wisatawan.

Pauline Suharno Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia mengungkapkan, para pelaku industri kini mulai melakukan penyesuaian strategi. Salah satunya dengan mengalihkan fokus promosi ke paket wisata domestik dan regional sebagai respons terhadap melonjaknya harga tiket internasional.

“Anggota kami kini lebih gencar mempromosikan paket wisata di dalam negeri dan juga kawasan regional, seperti ke Singapura atau Thailand. Apalagi dengan adanya kenaikan harga BBM, harga tiket internasional semakin tinggi,” ujar Pauline dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (5/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perubahan strategi ini bukan sekadar pilihan, melainkan bentuk adaptasi terhadap tekanan biaya yang kian tinggi di sektor transportasi udara. Destinasi regional dinilai lebih kompetitif dari sisi harga, sekaligus tetap menawarkan pengalaman wisata yang menarik bagi masyarakat.

Meski peluang wisata domestik dan regional semakin terbuka, Pauline mengingatkan bahwa Indonesia tetap harus berbenah untuk menjaga daya tarik di mata wisatawan mancanegara (wisman).

Kesiapan infrastruktur dan kualitas layanan menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan. Ia menegaskan, pembenahan harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, bukan bersifat reaktif saat peluang sudah muncul. “Fasilitas pendukung industri pariwisata harus dipersiapkan jauh-jauh hari, bukan ketika last minute ada peluang baru dimanfaatkan,” tegasnya.

Astindo menilai sejumlah aspek mendasar yang perlu segera diperbaiki antara lain akses jalan menuju destinasi wisata, penataan pedagang kaki lima (PKL), hingga penyediaan fasilitas dasar seperti toilet yang bersih dan memadai. Selain itu, pengawasan terhadap praktik pungutan liar (pungli) juga harus diperketat secara konsisten, baik oleh oknum masyarakat maupun instansi.

Pauline mencontohkan, pengalaman kurang menyenangkan di titik layanan publik seperti area imigrasi dapat berdampak luas terhadap citra pariwisata nasional. Salah satu kasus yang sempat mencuat di kawasan imigrasi Batam menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, pengalaman negatif yang dialami satu wisatawan saja dapat memicu efek berantai, termasuk menurunnya minat kunjungan dari calon wisatawan lain. “Pengalaman-pengalaman tidak enak yang dialami wisman bisa mengakibatkan trauma dan membuat calon wisatawan berpikir ulang untuk mengalihkan perjalanan mereka ke negara lain,” imbuhnya.

Dengan situasi global yang penuh tekanan, industri pariwisata Indonesia dituntut untuk lebih adaptif sekaligus berbenah secara menyeluruh, agar tetap kompetitif di tengah perubahan tren perjalanan dunia. 

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soft Launching BGCC, Hadirkan Pusat Pelatihan dan Karir Global bagi Generasi Banua
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Dukung UMKM Melalui Kerja Sama KUR, Jamkrida Kalsel dan Bank Kalsel
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri
Vincent Gonadi Ahlinya Konsultan Bisnis yang Ekspert dan Profesional
Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar
Ditopang Modal Usaha KUR BRI, Pedagang Kecil di Banjarmasin Berhasil Tingkatkan Taraf Ekonomi Keluarga

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:01 WITA

Soft Launching BGCC, Hadirkan Pusat Pelatihan dan Karir Global bagi Generasi Banua

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:00 WITA

Dukung UMKM Melalui Kerja Sama KUR, Jamkrida Kalsel dan Bank Kalsel

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:22 WITA

Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:28 WITA

Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kabel Semrawut Ditata, Pemko Banjarmasin Siapkan Aturan Fiber Optik

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:43 WITA

Verified by MonsterInsights