Hujan dan Angin Kencang Terjang Pasar Wadai di Bawah Jembatan Barito, Sejumlah Stand Roboh – bomindonesia.com

Hujan dan Angin Kencang Terjang Pasar Wadai di Bawah Jembatan Barito, Sejumlah Stand Roboh

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STAND ROBOH - Pasar Wadai di bawah Jembatan Barito roboh akibat angin dan hujan deras melanda kawasan wisata Jembatan Barito, Kecamatan Berangas Timur, Kabupaten Batola, Minggu (22/2/2026) sore. (foto:istimewa)

STAND ROBOH - Pasar Wadai di bawah Jembatan Barito roboh akibat angin dan hujan deras melanda kawasan wisata Jembatan Barito, Kecamatan Berangas Timur, Kabupaten Batola, Minggu (22/2/2026) sore. (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BERANGAS – Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Wisata Pasar Wadai di bawah Jembatan Barito, Kecamatan Berangas Timur, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Minggu (22/2/2026) sore.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, sejumlah stand pedagang dan spanduk dilaporkan roboh. Peristiwa itu terekam dalam foto dan video yang kemudian beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, tampak beberapa pedagang dan pengunjung panik ketika angin kencang menerpa area pasar yang berada di ruang terbuka dekat aliran Sungai Barito. Beberapa ibu-ibu terdengar berteriak saat terpal dan rangka stand bergoyang diterpa angin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah aparat yang berada di lokasi terlihat sigap membantu mengamankan stand agar tidak terlepas dan membahayakan pengunjung.

Bahkan tampak seorang anggota Polisi Lalu Lintas bersama petugas lainnya memegang rangka besi stand dan terpal agar tidak tersapu angin.

Foto kejadian tersebut diunggah oleh akun media sosial wargabanua dan kalseltoday.

Dalam gambar terlihat satu stand berukuran cukup besar roboh dan menjadi perhatian petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi.

Peristiwa ini pun menuai beragam komentar warganet.

Ada yang mempertanyakan pemilihan lokasi pasar wadai di kawasan terbuka tanpa penahan angin, meski area tersebut dikenal memiliki panorama sungai dan pemandangan matahari terbenam yang indah saat waktu berbuka puasa.

Sebagian netizen lainnya turut menyampaikan doa dan harapan agar para pedagang yang terdampak tetap diberi rezeki dan ketabahan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Penulis Editor Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KABAR BAIK! Hujan Guyur Tabalong dan HST di Tengah Puncak Kemarau dan Karhutla di Kalsel
H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah
Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C
Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar
Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara
Jembatan Saka Harang Ambruk, Ketua Komisi DPRD Kota Banjarmasin Gercep Datang ke TKP Kurang dari Sejam

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:00 WITA

KABAR BAIK! Hujan Guyur Tabalong dan HST di Tengah Puncak Kemarau dan Karhutla di Kalsel

Kamis, 3 September 2026 - 11:29 WITA

H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 01:01 WITA

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C

Rabu, 2 September 2026 - 00:49 WITA

Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:31 WITA

Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump

Berita Terbaru

Pasis Sesko TNI-AU Lakukan Kajian Stategis di Banjarmasin

Banjarmasin Bungas

Data Karhutla, Pasis Sesko TNI-AU Lakukan Kajian Strategis di Banjarmasin

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:08 WITA

Verified by MonsterInsights