BOMINDONESIA.COM, KALTIM – OIKN (Otorita Ibu Kota Nusantara) melaporkan progres pembangunan IKN hingga akhir Desember 2024. Di mana, progres pembangunan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) rata-rata telah mencapai 70%.
Hal ini terlihat dari hasil perhitungan progres pembangunan tahap (batch) 1,2 dan 3 yang telah dilakukan sejauh ini. “Pembangunan Tahap I status minggu terakhir Desember 2024, APBN PUPR batch 1: 97,2%, batch 2: 81,1%, batch 3: 32,1%,” kata Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana OIKN, Danis H. Sumadilaga.
Pada tahap satu yang progresnya telah mencapai 97,2% terdapat total 40 paket pengerjaan dengan nilai mencapai Rp 25,1 triliun. Tercatat kontrak proyek pembangunan tahap 1 sejak tahun 2020 sampai Maret 2023.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk tahap dua dengan progres mencapai 81,1% terdapat 31 paket proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 27,6 triliun, sejak April 2023 hingga November 2023.
Lalu progres pembangunan tahap tiga yang sudah mencapai 32,1% memiliki 38 paket pengerjaan dengan nilai kontrak sebesar Rp 36,2 triliun, yang terkontrak pada Desember 2023 hingga 2024. “(Sementara) progres (pembangunan) non APBN PUPR 92% terdiri dari paket pekerjaan konstruksi,” imbuhnya.












