Jumlah Lansia Alami Peningkatan, Ini Harapan Dinkes Kalsel

Jumlah Lansia Alami Peningkatan, Ini Harapan Dinkes Kalsel

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah strategis Dinas Kesehatan Kalsel untuk memperkuat kapasitas kader posyandu dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada lansia di masyarakat

Langkah strategis Dinas Kesehatan Kalsel untuk memperkuat kapasitas kader posyandu dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada lansia di masyarakat

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Dalam upaya menyiapkan masyarakat menghadapi peningkatan jumlah lanjut usia (lansia), Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Orientasi Geriatri di Posyandu bagi Kader Tingkat Provinsi Tahun 2025, di Banjarmasin, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Dinas Kesehatan Kalsel untuk memperkuat kapasitas kader posyandu dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada lansia di masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Diauddin, dalam sambutannya menyampaikan peningkatan usia harapan hidup membawa konsekuensi pada meningkatnya jumlah penduduk lansia yang memerlukan perhatian khusus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan meningkatnya usia harapan hidup, maka jumlah lansia semakin lama semakin meningkat. Menurut data BPS Tahun 2024, umur harapan hidup penduduk Indonesia mencapai 75,02 tahun, naik 0,63 poin dari tahun sebelumnya. Sementara di Kalimantan Selatan, angka tersebut mencapai 74,18 tahun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kisruh Madun versus Amalia Berbuntut Aksi Demo, LSM Desak Paman Birin Copot Kadisdik Kalsel

Diauddin menambahkan, peningkatan usia harapan hidup ini selaras dengan visi Kementerian Kesehatan RI, yakni “Masyarakat Sehat dan Produktif untuk Indonesia Emas 2045.” Visi ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan masyarakat di setiap siklus kehidupan, termasuk agar warga tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif saat memasuki usia lanjut.

Namun demikian, lanjutnya, proses penuaan merupakan hal alamiah yang disertai dengan penurunan kapasitas fisik maupun kognitif. Akibatnya, sebagian lansia mengalami ketergantungan dan memerlukan pendampingan.

“Permasalahan yang paling mendasar pada lansia adalah masalah kesehatan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, penyakit tidak menular yang paling sering dialami lansia antara lain hipertensi, gangguan gigi dan mulut, jantung, stroke, kolesterol, dan diabetes,” ujarnya.

Selain itu, penyakit menular seperti ISPA, diare, pneumonia, TBC paru, dan demam berdarah juga masih menjadi ancaman bagi kelompok usia lanjut. Lansia juga rentan terhadap gangguan gizi lebih, depresi, hingga demensia.

Baca Juga :  Pemprov Kalsel Apresiasi Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan

“Penanganan kondisi lansia membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya besar, sehingga penting untuk menekankan upaya promotif dan preventif di masyarakat,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, sambungnya, Dinkes Kalsel ingin agar kader posyandu memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan lansia di lingkungan masing-masing.

“Harapannya, lansia yang sehat tetap sehat, yang sakit bisa kembali sehat, dan kondisi fisiknya tidak semakin menurun,” paparnya.

Untuk itu, Ia pun mengajak seluruh peserta dan lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan lansia agar mereka dapat menikmati masa tua yang sehat, mandiri, dan bahagia.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Haji Muhidin Terima WTP ke-13 Berturut-turut Laporan Hasil Pemeriksaan Pemprov Kalsel dari BPK RI
Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026 Dibuka Gubernur Kalsel Haji Muhidin
Pembentukan Satgas Karhutla dan Pengawasan Pendistribusian BBM di Kalsel Dipimpin Gubernur Haji Muhidin
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Apresiasi Ekspedisi Rupiah Berdaulat
Ditinjau Gubernur Haji Muhidin Lokasi Rencana Pembangunan 5 SPKLU di Kawasan Kantor Gubernur Km 0 Banjarmasin
Hj Fathul Jannah Muhidin Bersama Jamaah Majelis Ta’lim Ummul Mu’minin Sayyidah Khadijah pada Kajian di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Berdialog Dengan Aliansi Badan Esekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel, Gubernur Haji Muhidin Temui Para Pendemo
Apresiasi Gubernur Haji Muhidin Saksikan Langsung Bersama Warga, Jupiter Aerobatic Team Melintas di Udara Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:08 WITA

Gubernur Haji Muhidin Terima WTP ke-13 Berturut-turut Laporan Hasil Pemeriksaan Pemprov Kalsel dari BPK RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:32 WITA

Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026 Dibuka Gubernur Kalsel Haji Muhidin

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:23 WITA

Pembentukan Satgas Karhutla dan Pengawasan Pendistribusian BBM di Kalsel Dipimpin Gubernur Haji Muhidin

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:39 WITA

Gubernur Kalsel Haji Muhidin Apresiasi Ekspedisi Rupiah Berdaulat

Senin, 8 Juni 2026 - 18:54 WITA

Ditinjau Gubernur Haji Muhidin Lokasi Rencana Pembangunan 5 SPKLU di Kawasan Kantor Gubernur Km 0 Banjarmasin

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights