Tanah Laut jadi Sentra Jagung Kalsel, Tabel Rafaksi Pertama di Indonesia Resmi Berlaku – bomindonesia.com

Tanah Laut jadi Sentra Jagung Kalsel, Tabel Rafaksi Pertama di Indonesia Resmi Berlaku

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENCANANGAN SENTRA JAGUNG – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan dan unsur Forkopimda menekan tombol sirene saat pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati

PENCANANGAN SENTRA JAGUNG – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan dan unsur Forkopimda menekan tombol sirene saat pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati

BOMINDONESIA.COM, PELAIHARI– Kabupaten Tanah Laut resmi dicanangkan sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan (Kalsel). Bersamaan dengan itu, Kalimantan Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki tabel rafaksi jagung sebagai acuan resmi penentuan harga berdasarkan kualitas hasil panen petani.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, keberadaan tabel rafaksi tersebut bertujuan melindungi petani dari praktik permainan harga yang selama ini kerap terjadi di tingkat pembeli maupun tengkulak. Aturan tersebut telah ditandatangani bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin sebagai pedoman resmi di daerah.

“Ini menjadi yang pertama di Indonesia. Dengan adanya tabel rafaksi, harga jagung tidak bisa lagi dimainkan karena sudah ada standar berdasarkan kualitas, mulai dari jagung basah hingga jagung kering,” ujar Kapolda usai pencanangan Sentra Jagung Kalsel di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Senin (29/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penerapan aturan tersebut akan diawasi bersama Dinas Pertanian provinsi, pemerintah kabupaten/kota serta jajaran kepolisian hingga tingkat Polsek agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan. “Kami bersama Dinas Pertanian akan terus melakukan pengawasan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan petani dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka,” katanya.

Kapolda juga mengapresiasi dukungan Gubernur Kalsel, DPRD Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan komoditas jagung. Sebagai bentuk dukungan, pemerintah menyalurkan bantuan empat unit combine harvester, lima unit traktor, bibit serta pupuk guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

“Dengan Tanah Laut menjadi sentra jagung, kami akan memastikan kesiapan alat mesin pertanian, bibit hingga pupuk agar produksi terus meningkat. Harapannya daerah lain juga mengikuti langkah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan jagung di Kalimantan Selatan hingga kini masih belum terpenuhi sehingga peningkatan produksi menjadi prioritas.

“Kebutuhan jagung kita masih belum mencapai 25 persen. Karena itu produksinya harus terus ditingkatkan. Jika nantinya surplus, hasil panen bisa dipasarkan ke provinsi lain bahkan berpeluang untuk ekspor,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyebut penetapan Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalsel merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pertanian.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalsel akan terus memberikan dukungan sarana dan prasarana pertanian, termasuk bantuan alat dan mesin pertanian yang pemanfaatannya dikoordinasikan bersama Polda Kalsel agar tepat sasaran.
“Empat unit combine harvester dan lima unit traktor sudah kami siapkan untuk petani. Pengelolaannya dibantu kepolisian agar benar-benar dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Gubernur juga mengajak seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menyiapkan lahan untuk pengembangan jagung dengan dukungan pemerintah daerah dan jajaran kepolisian.

Pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan menjadi simbol kolaborasi pemerintah, Forkopimda dan para petani dalam memperkuat ketahanan pangan. Kehadiran tabel rafaksi jagung diharapkan mampu menciptakan tata niaga yang lebih adil, transparan serta memberikan kepastian harga bagi petani.

Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Muhidin Bersama Forkopimda Turun Langsung Pedamkan Karhutla di Pengayuan
Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Pengembangan dan Pemasangan Jaringan Listrik PLN
Warga Rantau Bakula Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Depan Gerbang PT MMI
Banjarmasin Minta Solusi Sampaikan Keluhan Listrik Langsung ke PLN Pusat
Jamu PWI Kalsel, PWI Kalteng Tahan Imbang 5-5 di Laga Uji Tanding Mini Soccer
FKPWK Hadiri Aruh Adat Dayak Paramasan, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat
Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:36 WITA

Gubernur Muhidin Bersama Forkopimda Turun Langsung Pedamkan Karhutla di Pengayuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WITA

Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Pengembangan dan Pemasangan Jaringan Listrik PLN

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:17 WITA

Warga Rantau Bakula Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Depan Gerbang PT MMI

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:35 WITA

Banjarmasin Minta Solusi Sampaikan Keluhan Listrik Langsung ke PLN Pusat

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:11 WITA

Jamu PWI Kalsel, PWI Kalteng Tahan Imbang 5-5 di Laga Uji Tanding Mini Soccer

Berita Terbaru

Cermin

INDONESIA

Jumat, 21 Agu 2026 - 22:36 WITA

Peristiwa & Hukum

Diduga Bakar Lahan 17 Borongan, Polres HSS Amankan Petani

Jumat, 21 Agu 2026 - 22:02 WITA

Verified by MonsterInsights