Kebutuhan LPG 3 Kilogram Selama Ramadan Terpenuhi di Banua – bomindonesia.com

Kebutuhan LPG 3 Kilogram Selama Ramadan Terpenuhi di Banua

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LPG 3 Kilogram Hanya untuk Masyarakat Miskin dan Usaha Mikro/Kecil. (Bukan untuk Orang Kaya)

LPG 3 Kilogram Hanya untuk Masyarakat Miskin dan Usaha Mikro/Kecil. (Bukan untuk Orang Kaya)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Ketua Hiswana Migas Kalsel Hj. Muliana Yuniar menyebutkan, stok dan pasokan LPG (Liquefied Petroleum Gas) 3 kilogram (Kg) selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam kondisi aman dan terkendali di Banua (Kalsel).

Wakil Ketua HM Irfani yang mendampingi Hj. Muliana Yuniar pun mengakui hal yang sama. “Momentum bulan suci Ramadan 1447 H, Pertamina telah melakukan penambahan pasokan ekstra sebanyak 256 metrik ton untuk wilayah Kalsel,” ucap Hj. Muliana Yuniar di Banjarmasin.

Upaya antisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan, sambungnya, Pertamina juga mengajukan tambahan kuota ke pemerintah pusat guna mengantisipasi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. “Ramadan ini sudah ada penambahan 256 metrik ton,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi) bersama agen berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin dalam menggelar pasar murah. “Kita membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” tuturnya.

Hj Muliana Yuniar mengakui, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 Kg pada Ramadan dan Idulfitri relatif normal, tidak mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari biasa.

“Setiap Ramadan dan Idulfitri, permintaan LPG 3 Kg cenderung normal seperti hari-hari biasa, tidak ada lonjakan yang berarti,” imbuhnya.

Saat ini, beber Muliana, distribusi LPG 3 Kg yang disalurkan sesuai skema Public Service Obligation (PSO) mencapai 366.800 kilogram per hari atau setara sekitar 120.000 tabung yang didistribusikan kepada masyarakat di Kalimantan Selatan.

“Kami kembali mengingatkan peruntukkan LPG 3 Kg hanya untuk masyarakat miskin. Bagi yang mampu agar menggunakan LPG Non Subsidi. Kami harap masyarakat juga bijak dalam menggunakan LPG 3 Kg sesuai dengan kebutuhan,” harapnya.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Yunani Optimistis Ekonomi Kalsel Tumbuh Lebih Kuat Meski Dolar AS Menguat
FKPWK Gandeng Pemko Banjarmasin, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Branding
Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
BRI Banjarmasin Samudera dan PT SANY Banjarmasin Perkuat Sinergi Melalui Sosialisasi Layanan dan Produk Perbankan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:02 WITA

Ahmad Yunani Optimistis Ekonomi Kalsel Tumbuh Lebih Kuat Meski Dolar AS Menguat

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:23 WITA

FKPWK Gandeng Pemko Banjarmasin, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Branding

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:14 WITA

Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights