Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Lebih Awal

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Lebih Awal

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marhaban Ya Ramadan 2026

Marhaban Ya Ramadan 2026

BOMINDONESIA.COM – PP Muhammadiyah telah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal dan berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) untuk menetapkan awal Ramadan 1447 H. Berdasarkan perhitungan tersebut, 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026, yang juga akan berlaku serentak di seluruh dunia sesuai prinsip kesatuan matlak global. Penetapan ini juga mengindikasikan bahwa Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H menurut Muhammadiyah akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Kemenag dan NU Tunggu Sidang Isbat

Berbeda dengan Muhammadiyah, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan menetapkan awal Ramadan 2026 melalui mekanisme Sidang Isbat. Sidang ini menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung hilal atau bulan sabit) di berbagai titik di Indonesia.

Baca Juga :  Bisa Rusak Cat Mobil JIka Mencuci Pakai Air Tanah

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyatakan bahwa meskipun kalender Hijriah pemerintah dan beberapa ormas Islam mencantumkan awal Ramadan pada 19 Februari 2026, keputusan final tetap menunggu hasil Sidang Isbat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidang Isbat awal Ramadan 1447 H dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026. Proses sidang ini melibatkan ulama, pakar astronomi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk Nahdlatul Ulama (NU).

NU sendiri umumnya memiliki hasil yang sejalan dengan pemerintah karena sama-sama mengandalkan observasi bulan (rukyatul hilal) dan akan mengikuti penetapan resmi pemerintah.

Baca Juga :  Tips Praktis Menghindari Penipuan Travel Umrah

Perkiraan Tanggal Internasional

Secara global, perkiraan awal Ramadan 2026 juga cenderung bervariasi antara 18 atau 19 Februari 2026. Misalnya, Muslim Aid memprediksi awal Ramadan sekitar 19 Februari 2026, dengan kemungkinan variasi beberapa hari tergantung penampakan bulan.

Human Relief Foundation memperkirakan Ramadan dimulai pada malam Rabu, 18 Februari 2026, dan berakhir pada malam Kamis, 19 Maret 2026.

Sementara itu, menurut Dubai’s Islamic Affairs and Charitable Activities Department (IACAD), Ramadan diperkirakan dimulai antara 17 hingga 19 Februari 2026, dengan kemungkinan besar jatuh pada 18 Februari. Semua perkiraan ini menekankan bahwa tanggal pasti akan bergantung pada penampakan hilal.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?
Manfaat Makan Durian untuk Ibu Hamil
Peristiwa 9 November 1945 di Banjarmasin, 9 Pejuang Gugur
Film Horor ‘Dunia Mencekam’ Sosok Songko
Ini Cara Mengecek Nomor BPJS Ketenagakerjaan
Anggota DPRD Banjarmasin Saut Samosir Tinjau Lokasi Aspirasi Masyarakat ‘Jalan dan Gorong-gorong’
Kanwil DJP Kalselteng Kunjungi Barito Post
Long Weekend pada Awal April 2026

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 18 April 2026 - 16:36 WITA

Manfaat Makan Durian untuk Ibu Hamil

Kamis, 16 April 2026 - 14:14 WITA

Peristiwa 9 November 1945 di Banjarmasin, 9 Pejuang Gugur

Selasa, 14 April 2026 - 10:16 WITA

Film Horor ‘Dunia Mencekam’ Sosok Songko

Sabtu, 4 April 2026 - 17:47 WITA

Ini Cara Mengecek Nomor BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights