Nilai Tukar Rupiah Menguat, Inflasi Jadi Rendah – bomindonesia.com

Nilai Tukar Rupiah Menguat, Inflasi Jadi Rendah

- Redaksi

Rabu, 21 Agustus 2024 - 18:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan Perbankan Makin Baik (foto:istimewa)

Pelayanan Perbankan Makin Baik (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Tren penguatan dialami nilai tukar rupiah pada Agustus 2024 ini. Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai tukar Rupiah pada Agustus 2024 (hingga 20 Agustus 2024) menguat ke level Rp 15.430 per dolar AS. Rupiah tercatat telah menguat 5,34% dibandingkan dengan posisi akhir Juli 2024.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan, menguatnya nilai tukar Rupiah tersebut akan berdampak pada menurunya harga-harga pangan, dan mendorong inflasi menjadi lebih rendah lagi.

“Jadi penguatan Rupiah baik bagi ekonomi, pertama akan mendukung harga yang lebih rendah termasuk harga pangan dan inflasi,” tutur Perry Warjiyo dalam  keterangan pers, Rabu (21/8/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disamping itu, menguatnya nilai tukar juga akan mendukung sektor yang melakukan impor tinggi, dan biasanya sektor tersebut membutuhkan banyak tenaga kerja. Misalnya saja  industri tekstil,  dan industri manufaktur

Kemudian, menguatnya nilai tukar rupiah juga akan mendukung sektor padat karya, dan juga mendorong stabilitas keuangan dan perbankan.

“Dengan seperti itu, kebijakan moneter tetap pro-stability untuk penguatan lebih lanjut stabilisasi nilai tukar rupiah,” imbuhnya. (*)

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Yunani Optimistis Ekonomi Kalsel Tumbuh Lebih Kuat Meski Dolar AS Menguat
FKPWK Gandeng Pemko Banjarmasin, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Branding
Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
BRI Banjarmasin Samudera dan PT SANY Banjarmasin Perkuat Sinergi Melalui Sosialisasi Layanan dan Produk Perbankan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:02 WITA

Ahmad Yunani Optimistis Ekonomi Kalsel Tumbuh Lebih Kuat Meski Dolar AS Menguat

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:23 WITA

FKPWK Gandeng Pemko Banjarmasin, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Branding

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:14 WITA

Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights