Peringkat FIFA Timnas Indonesia Usai Kemenangan Vs Bahrain “Dirampok

Peringkat FIFA Timnas Indonesia Usai Kemenangan Vs Bahrain “Dirampok

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2024 - 23:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Timnas Indonesia Rafael Struick  merayakan gol kedua bersama Ragnar Oratmangoen (Foto Istimewa)

Pemain Timnas Indonesia Rafael Struick merayakan gol kedua bersama Ragnar Oratmangoen (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, MANAMA – Usai hasil imbang saat bentrok dengan Bahrain, peringkat tim nasional Indonesia tidak berubah. Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Bahrain dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 di Bahrain National Stadium, Kamis (10/10/2024).

Peringkat Tim Garuda tidak akan beranjak dari posisi saat ini setelah imbang melawan Bahrain, yakni 129 FIFA. Poin jika seri adalah 4,39 poin dengan total poin 1.128,56. Saat ini timnas Indonesia berada di peringkat 129 FIFA dengan jumlah poin 1.124,17. Ini merupakan peringkat terbaik 13 tahun lalu, tepatnya sejak 2011.

Perkembangan peringkat timnas Indonesia dalam dua tahun terakhir juga patut diancungi jempol. Sejak awal 2023, ranking FIFA Tim Garuda terbang 20 peringkat. Pada update FIFA per 19 September 2024, rangking timnas Indonesia berada di posisi 129 dari sebelumnya 149. Saat ini Indonesia adalah tim terbaik ketiga di Asia Tenggara berdasarkan peringkat FIFA, di bawah Thailand dan Vietnam.

Timnas Indonesia pernah berada di masa kelam pada medio 2016, di mana pernah sejajar dengan tim medioker Asia Tenggara seperti Kamboja dan Laos. Bahkan kalah dari Filipina yang sepanjang sejarah selalu dibantai oleh Tim Garuda. Saat itu timnas berada di peringkat 191 pada 2016.

Timnas Indonesia bisa saja melejit ke peringkat 122 andai kemenangannya tidak ‘dirampok’ oleh keputusan wasit kontroversial Ahmed Al Kaf. Pada pertandingan antara timnas Indonesia kontra Bahrain, terdapat keputusan yang berdampak signifikan terhadap hasil pertandingan.

Paling utama adalah perpanjangan waktu yang tidak usai hingga menit 100. Awalnya pertandingan tersebut diberi tambahan waktu 6 menit dari waktu normal. Sehingga seharusnya pertandingan selesai pada menit 96. Saat itu skuad Garuda memimpin dengan skor 2-1. Namun, hingga perpanjangan waktu mencapai menit 96, peluit akhir tidak dibunyikan.

Baca Juga :  AZKO Hadir untuk Warga Banjarmasin, Gelar AZKO DAY dan Perkenalkan BISA BAIK dengan AZKO

Hingga pada menit ke 98 tim Bahrain membuat gol penyama kedudukan yang berbau offside. Satu hal yang ramai soal gol tersebut adalah proses VAR yang tidak ditayangkan dan relatif lebih cepat diputuskan ketimbang gol Ragnar Oratmangoen di babak pertama.

Usai gol Bahrain, Ahmed Al Kaf, baru meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Sontak hal ini membuat official dan pemain kecewa, begitu jga para pendukung Sang Garuda.

Andai menang melawan Bahrain, Tim Merah Putih bisa mendapatkan 16,89 poin tambahan jika mampu mengemas tiga poin dari kandang Bahrain. Sehingga total akan mendapatkan 1.141,06 poin. Jumlah poin tersebut akan menempatkan Indonesia berada di peringkat 122 FIFA, tanpa menghiraukan pertandingan lainnya.

bomindonesia

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uniska Kampus Pilihan Pertama, Ribuan Calon Maba Telah Mendaftar di Gelombang Pertama
Mahasiswa Farmasi Uniska Tak Boleh Buta Warna
Menteri Muhatruddin Teken MoU dan Isi Kuliah Umum di Kampus Uniska
Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi
Prof Zainul : Optimalkan Produk Dalam Negeri Atasi Rupiah yang Melemah
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah
Fokus Penguatan Agrominapolitan Berbasis Susupan Gunung di HSU, Fakultas Pertanian UNISKA Banjarmasin Lepas 66 Mahasiswa PMMP 2026

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:26 WITA

Uniska Kampus Pilihan Pertama, Ribuan Calon Maba Telah Mendaftar di Gelombang Pertama

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:07 WITA

Mahasiswa Farmasi Uniska Tak Boleh Buta Warna

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:10 WITA

Menteri Muhatruddin Teken MoU dan Isi Kuliah Umum di Kampus Uniska

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:05 WITA

Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:23 WITA

Prof Zainul : Optimalkan Produk Dalam Negeri Atasi Rupiah yang Melemah

Berita Terbaru

Sekda Salurkan Santunan Kematian Untuk Ahli Waris Terdampak Kebakaran

Banjarmasin Bungas

Sekda Salurkan Santunan Kematian Untuk Ahli Waris Terdampak Kebakaran

Selasa, 30 Jun 2026 - 20:04 WITA

Verified by MonsterInsights