BOMINDONESIA.COM, TANAH LAUT — Suasana Stadion Pelaihari, Tanah Laut, berubah menjadi lautan semangat ketika Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalsel 2025, Sabtu (1/11/2025).
Dalam sambutannya, Muhidin menekankan harapan besar agar para atlet daerah tampil sebagai juara tangguh yang siap melangkah menuju panggung nasional, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ia juga menyampaikan bahwa momentum Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga titik awal pembinaan berkelanjutan bagi atlet Banua. Menurutnya, prestasi besar tidak lahir tanpa keseriusan pelatih dan komitmen atlet dalam menjunjung sportivitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ucapkan terima kasih kepada para pelatih yang telah membina atlet-atlet Kalimantan Selatan. Semoga mereka menjadi juara-juara tangguh yang mengharumkan Banua hingga ke ajang PON mendatang,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Meski pembukaan sempat diguyur hujan, Gubernur menegaskan bahwa antusiasme masyarakat dan semangat para atlet membuat acara tetap berjalan meriah. Ia juga mengapresiasi catatan bahwa 62 cabang olahraga resmi dipertandingkan dalam Porprov tahun ini, hanya tiga cabang yang belum masuk daftar PON.
Menurut Muhidin, keberhasilan penyelenggaraan tidak lepas dari kesiapan Kabupaten Tanah Laut sebagai tuan rumah. Ia menilai bahwa dengan pengelolaan yang baik dan dukungan masyarakat, Porprov XII berlangsung tertib dan sukses. “Alhamdulillah, dengan dana seadanya dan manajemen yang rapi, kegiatan ini berjalan lancar dan membanggakan,” tambahnya.
Prosesi pembukaan turut dimeriahkan oleh penyerahan obor dari Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto kepada Gubernur Muhidin sebagai simbol dimulainya pesta olahraga terbesar di Kalimantan Selatan. Ribuan masyarakat memenuhi tribun stadion, bersorak menyambut kedatangan para pejabat dan kontingen atlet.
Parade kontingen dari 13 kabupaten/kota membuka rangkaian acara secara megah. Setiap peserta tampil membawa bendera daerah dengan penuh percaya diri, menandai kesiapan mereka mengukir prestasi. Tidak hanya itu, sebuah pertunjukan tarian kolosal turut memukau penonton—menggabungkan gerak tradisional, budaya lokal, hingga atraksi reog yang gagah dan energik. Penampilan tersebut mencerminkan semangat persatuan dan keberagaman Banua, sejalan dengan tema Porprov tahun ini, “Bersama Kita Juara di Bumi Tuntung Pandang.”
Sosok maskot “Si Raza Kijang” juga menjadi perhatian, menggambarkan kecepatan dan kelincahan sebagai karakter dasar seorang atlet. Kehadirannya menambah semarak suasana dan menjadi ikon Porprov XII 2025.
Sementara itu, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menyatakan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah. Ia berharap gelaran ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi atlet Tanah Laut untuk terus berprestasi. “Kami terhormat menjadi tuan rumah. Selain mengejar Juara Umum Porprov XII, kami ingin memberikan kesan terbaik bagi seluruh atlet dan masyarakat,” ujarnya.
Rahmat juga mengungkapkan bahwa Tanah Laut telah berhasil meraih 120 medali emas dari cabang olahraga yang diikuti. Ia mengimbau seluruh atlet untuk tetap mengedepankan sportivitas sebagai nilai utama dalam setiap pertandingan.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Bupati dan Walikota se-Kalsel, Ketua Umum KONI Kalsel H. Muhammad Bambang Heri Purnama, serta panitia besar Porprov XII dan Peparprov V Kalsel. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mempertegas komitmen daerah dalam memajukan olahraga sekaligus menjaga kekayaan budaya Banua.
Porprov XII Kalsel 2025 menjadi momentum penting bagi dunia olahraga Kalimantan Selatan, membuka peluang besar bagi atlet lokal untuk unjuk kemampuan dan melangkah lebih jauh di level nasional. Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan jangka panjang, Gubernur Muhidin yakin Banua mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang siap bersaing di ajang tertinggi olahraga Indonesia.
Penulis : Sukmahid












