BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anak Banua.
Muhammad Abdillah, siswa kelas 10 SMA Negeri 12 Banjarmasin, mendapat apresiasi dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) setelah berhasil menemukan dan melaporkan celah keamanan pada salah satu aset digital lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut.
Prestasi Abdillah ini sebelumnya diberitakan Banjarmasin Post, setelah surat apresiasi dari NASA diterimanya pada 21 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemberitaan Banjarmasin Post, Abdillah disebut menemukan celah keamanan berupa Broken Link Hijacking setelah mencermati salah satu tautan media sosial pada artikel NASA yang sudah tidak aktif.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan melalui NASA Vulnerability Disclosure Policy (VDP) untuk diperiksa oleh tim keamanan NASA.
Laporan itu ditindaklanjuti dan Abdillah kemudian mendapat surat apresiasi dari NASA.
Dalam surat tersebut, dirinya disebut sebagai independent security researcher.
Menariknya, prestasi tersebut bukan menjadi pengalaman pertama Abdillah dalam menemukan persoalan keamanan digital.
Ia sebelumnya juga pernah melaporkan temuan serupa pada sejumlah aset digital instansi pemerintah, di antaranya Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BMKG, Kementerian Pekerjaan Umum hingga Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Abdillah bahkan pernah menemukan tautan media sosial yang sudah tidak aktif pada salah satu aset digital Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Kabar prestasi tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari Forum Kerukunan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK), khususnya Pembina DPP FKPWK H Junaidi.
Junaidi mengaku bangga melihat anak Banua mampu menunjukkan kemampuan di bidang teknologi hingga mendapat pengakuan dari lembaga antariksa Amerika Serikat.
“Ini tentu membanggakan. Anak Banua ternyata mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan di tingkat internasional.
Apalagi yang memberikan apresiasi adalah NASA. Ini menjadi bukti bahwa anak-anak daerah memiliki kemampuan luar biasa apabila diberi kesempatan dan terus mengembangkan potensinya,” ujar H Junaidi, Rabu (12/8/2026) sore.
Menurutnya, prestasi Abdillah juga menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kalimantan Selatan untuk tidak minder dalam mengembangkan kemampuan, khususnya di bidang teknologi informasi dan keamanan siber.
“Prestasi seperti ini jangan hanya dilihat sebagai prestasi pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan kita bersama. Anak Banua mampu menunjukkan bahwa kemampuan mereka tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lain, bahkan bisa mendapat perhatian dunia,” katanya.
Junaidi juga mengapresiasi pemberitaan mengenai Abdillah yang diangkat oleh Banjarmasin Post sehingga prestasi tersebut diketahui lebih luas oleh masyarakat.
“Bagus kalau prestasi anak Banua seperti ini terus dilansir dan mendapat perhatian.
Masyarakat perlu mengetahui bahwa banyak anak daerah yang memiliki kemampuan luar biasa,” tuturnya.
Ia berharap pihak sekolah, pemerintah, perguruan tinggi maupun berbagai pihak terkait dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi anak-anak yang memiliki kemampuan khusus di bidang teknologi.
“Jangan sampai anak-anak seperti ini berjalan sendiri. Kalau potensinya dibina dan diarahkan dengan baik, bukan tidak mungkin ke depan akan lahir lebih banyak talenta keamanan siber dari Banua yang mampu berprestasi sampai tingkat dunia,” pungkas pria yang juga pembina Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Kalsel ini .
*/ Editor Mercurius










