Hari Buruh di Tengah Badai PHK — Ironi di Negeri Para Pekerja – bomindonesia.com

Hari Buruh di Tengah Badai PHK — Ironi di Negeri Para Pekerja

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 03:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM,–Hari Buruh Internasional , Kamis (1/5/2025) dirayakan dalam suasana yang jauh dari ideal. Alih-alih menjadi momentum penghargaan atas jerih payah para buruh, peringatan ini justru dihantui oleh gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang melanda berbagai sektor di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, jumlah pekerja yang terkena PHK di Indonesia sangat tinggi. Pada tahun 2024, sebanyak 257.471 pekerja tidak lagi menjadi peserta BPJS TK akibat PHK, dan 154.010 pekerja mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) karena kehilangan pekerjaan.

Memasuki tahun 2025, hingga 10 Maret saja, jumlah pekerja yang mengalami PHK sudah mencapai 73.992 orang, dengan 40.683 pekerja mengajukan klaim JHT BPJS TK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini menunjukkan bahwa gelombang PHK masih terus berlanjut, dan bisa saja meningkat dalam beberapa bulan ke depan

Ironisnya, di tengah badai PHK, masih terdengar narasi optimisme dari sebagian pejabat tentang serapan tenaga kerja baru dan daya saing industri nasional. Tapi apa arti semua itu bagi para buruh yang kini kehilangan pekerjaan, penghasilan, dan rasa aman?

Hari Buruh seharusnya menjadi panggung solidaritas dan harapan. Namun tahun ini, yang lebih nyata adalah kecemasan dan kekecewaan. Pemerintah dan pengusaha harus bercermin.

Tak ada kemajuan ekonomi yang layak dibanggakan jika tidak berpihak pada kaum pekerja. Tanpa keberpihakan nyata, Hari Buruh tak lebih dari seremoni kosong.

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDONESIA
81 Tahun Merdeka, Masihkah Kepak Sayap Garuda Menaungi?
Ritchie Blackmore, Algoritma dan Kenangan Gagang Sapu
33 Tahun Terpisah, Ritchie Blackmore Akhirnya Kembali Sepanggung dengan Deep Purple
Jajaran SKPD Hingga Umum Bagikan 7 Ribu Bendera Merah Putih untuk Warga Sambut HUT Ke-81 RI
Harapan Kepada Jefrie Fransyah Agar Tata Kelola Persampahan di Kota Seribu Sungai Lebih Baik
Saat Listrik Padam, Mana yang Lebih Efektif, Video Call atau Terbang ke Jakarta?
Gubernur Pantau PLTU Asam-Asam via Video Call melalui Kabinda

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:36 WITA

INDONESIA

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:53 WITA

81 Tahun Merdeka, Masihkah Kepak Sayap Garuda Menaungi?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:20 WITA

Ritchie Blackmore, Algoritma dan Kenangan Gagang Sapu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:43 WITA

33 Tahun Terpisah, Ritchie Blackmore Akhirnya Kembali Sepanggung dengan Deep Purple

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Jajaran SKPD Hingga Umum Bagikan 7 Ribu Bendera Merah Putih untuk Warga Sambut HUT Ke-81 RI

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Cegah ISPA, Dinkes Banjarmasin Bagikan 20 Ribu Masker ke Masyarakat

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:24 WITA

Banjarmasin Bungas

Cegah ISPA, Dinkes Banjarmasin Bagikan 20 Ribu Kepada Masyarakat

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:14 WITA

Banjarmasin Bungas

Warga Banjar Desak Pemkot Banjarmasin Kelola Majukan Makam ‘Raja Banjar’

Rabu, 26 Agu 2026 - 18:56 WITA

Verified by MonsterInsights