Saat Listrik Padam, Mana yang Lebih Efektif, Video Call atau Terbang ke Jakarta? – bomindonesia.com

Saat Listrik Padam, Mana yang Lebih Efektif, Video Call atau Terbang ke Jakarta?

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Listrik Padam, Mana yang Lebih Efektif, Video Call atau Terbang ke Jakarta?

BOMINDONESIA.COM, 

Baru saja saya berselancar di media sosial dan tergelitik melihat sebuah unggahan yang memberi kesan seolah keberangkatan Wakil Wali Kota Banjarmasin bersama Sekretaris Daerah ke Kantor Pusat PLN di Jakarta menjadi sebuah keberhasilan besar dalam mengatasi pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Selatan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaannya sederhana, benarkah demikian?

Sebab, beberapa hari sebelumnya Kepala PLN UP3 Banjarmasin telah menyampaikan penjelasan kepada masyarakat mengenai penyebab pemadaman.

 

Gangguan terjadi akibat kerusakan sejumlah pembangkit, sementara target pemulihan sistem diproyeksikan selesai pada awal Agustus.

 

Menariknya lagi, pada hari yang sama ketika rombongan Pemerintah Kota Banjarmasin berada di Jakarta, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin justru memilih memantau langsung kondisi PLTU Asam-Asam melalui video call.

 

Kabinda Kalsel turun ke lokasi, memperlihatkan kondisi pembangkit secara langsung kepada gubernur, lalu General Manager PLN memberikan penjelasan yang substansinya sama: penyebab gangguan, progres perbaikan, dan target normalisasi sistem pada pekan pertama Agustus.

 

Jika informasi yang diterima gubernur melalui video call sama dengan informasi yang kemudian diperoleh rombongan Pemko di Jakarta, muncul pertanyaan yang layak diajukan.

 

Apa urgensi perjalanan dinas tersebut?

Bukankah Kota Banjarmasin merupakan bagian dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan?

 

Jika gubernur sebagai kepala daerah tingkat provinsi sudah melakukan koordinasi langsung dengan PLN melalui Kabinda yang turun ke lapangan, apakah itu belum cukup mewakili kepentingan masyarakat Kalimantan Selatan, termasuk warga Kota Banjarmasin?

 

Lebih jauh lagi, masyarakat tentu berhak bertanya mengenai aspek efisiensi.

 

Di tengah semangat penghematan anggaran yang terus digaungkan pemerintah, perjalanan dinas ke Jakarta tentu tidak murah.

 

Ada biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga kemungkinan keterlibatan staf pendamping.

 

Apalagi hasil yang diumumkan kepada publik tampak tidak jauh berbeda dengan penjelasan yang sebelumnya sudah disampaikan PLN kepada masyarakat dan juga kepada peserta aksi unjuk rasa di Kantor PLN UP3 Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat.

 

Tulisan ini  bukan untuk mengecilkan ikhtiar siapa pun dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

 

Namun publik juga berhak mempertanyakan efektivitas sebuah kebijakan, terlebih ketika hasil akhirnya tampak sama dengan informasi yang telah tersedia sebelumnya.

 

Mengawal kepentingan rakyat tentu penting.

 

Namun mengawal penggunaan anggaran publik agar tetap efektif juga tidak kalah penting.

 

Di unggahan media sosial bahkan tertulis kalimat “Kawal Sampai Tuntas.” Sebuah slogan yang tentu baik dan patut diapresiasi.

 

Namun, jika memang ingin mengawal sampai tuntas, muncul pertanyaan lain yang juga layak dijawab.

 

Apakah pengawalan itu akan dilakukan di Jakarta hingga 4 Agustus nanti, atau justru lebih efektif berada di Kalimantan Selatan untuk memastikan janji PLN benar-benar terealisasi sesuai target?

 

Karena pada akhirnya, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar dokumentasi kunjungan atau narasi keberhasilan, melainkan listrik yang benar-benar kembali menyala sesuai janji PLN pada awal Agustus nanti.

 

Masyarakat berhak mengetahui, apakah perjalanan ke Jakarta menghasilkan terobosan baru, atau sekadar mengonfirmasi informasi yang sebenarnya telah disampaikan sebelumnya.

 

Itulah pertanyaan yang patut dijawab secara terbuka.

 

Penulis Wartawan (bomindonesia.com)

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Pantau PLTU Asam-Asam via Video Call melalui Kabinda
YLK Kalsel Dukung Polisi Persempit Ruang Gerak Peredaran Rokok Ilegal
Di Depan Toko Seragam, Harapan Itu Mengantre
Mental Juara Mulai Berbicara, Tim-Tim Klasik Kembali Menguasai Panggung
Murung Raya Raih Penghargaan Nasional KPI 2026, Komitmen Pendidikan Tuai Apresiasi
Kapolri Lakukan Mutasi Besar di Polda Kalteng, Enam Pejabat Utama dan Lima Kapolres Berganti
Murung Raya Juara Umum MTQ VIII KORPRI Kalteng 2026, Dina Maulidah: Ini Kemenangan Seluruh Masyarakat
Jelang Tur Dunia, Jon Bon Jovi Saksikan Kemenangan Bersejarah Ekuador atas Jerman

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:07 WITA

Saat Listrik Padam, Mana yang Lebih Efektif, Video Call atau Terbang ke Jakarta?

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:39 WITA

Gubernur Pantau PLTU Asam-Asam via Video Call melalui Kabinda

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:35 WITA

YLK Kalsel Dukung Polisi Persempit Ruang Gerak Peredaran Rokok Ilegal

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:52 WITA

Di Depan Toko Seragam, Harapan Itu Mengantre

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:30 WITA

Mental Juara Mulai Berbicara, Tim-Tim Klasik Kembali Menguasai Panggung

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Banjarmasin Minta Solusi Sampaikan Keluhan Listrik Langsung ke PLN Pusat

Rabu, 29 Jul 2026 - 18:35 WITA

Pemusnahan Rokok Ilegal dan Minol

Banjarmasin Bungas

Jutaan Rokok Ilegal dan Minol Dimusnahkan di Kantor Bea Cukai Kalbagsel

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights