BOMINDONESIA.COM,PURUK CAHU – Kabupaten Murung Raya sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang resmi ditutup di Alun-alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Sabtu (27/6/2026) malam.
Penutupan MTQ dilakukan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.
Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kabupaten Murung Raya berhasil meraih Juara Umum dengan perolehan 138 poin sekaligus membawa pulang Piala Bergilir Gubernur Kalimantan Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Posisi kedua ditempati Kabupaten Kotawaringin Barat dengan 125 poin, disusul Kota Palangka Raya 90 poin, Kabupaten Katingan 87 poin, dan Kabupaten Kotawaringin Timur 85 poin.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih kontingen Murung Raya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras para peserta, pelatih, panitia, serta dukungan seluruh masyarakat.
“Prestasi ini patut kita syukuri bersama. Terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah berjuang dengan penuh semangat sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Murung Raya di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Dina.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari raihan gelar juara, tetapi juga menjadi motivasi untuk semakin mencintai, mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dina juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, panitia penyelenggara, dewan hakim, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya.
Menurutnya, suksesnya penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi ini diharapkan menjadi modal penting bagi Kalimantan Tengah untuk meraih prestasi terbaik pada MTQ KORPRI Tingkat Nasional yang akan digelar di Sulawesi Selatan pada Agustus 2026.
“Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi kafilah Kalimantan Tengah untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional,” katanya.
Dina menegaskan, kemenangan MTQ sejatinya bukan hanya milik para juara ataupun tuan rumah, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
“MTQ adalah kemenangan bersama. Bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wadah mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Islam, membentuk generasi Qur’ani, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Acara penutupan berlangsung meriah dan khidmat. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah HM Yusi Abdhian, kepala OPD, pengurus KORPRI, dewan hakim, panitera, para kafilah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Penulis : Maya
Editor : Mercurius












