BOMINDONESIA.COM,
Fenomena pengibaran bendera One Piece menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-80 memicu kehebohan.
Bahkan, sejumlah aparat turun tangan hanya karena selembar bendera fiksi berkibar berdampingan dengan Merah Putih. Sebagian pihak menyebutnya tindakan tak pantas, bahkan beraroma makar simbolik.
Tapi bukankah ini terlalu berlebihan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika kita jujur, bendera bajak laut One Piece itu tak jauh beda dengan spanduk atau bendera yang dibawa fans saat konser Slank, Superman Is Dead, Metallica, atau band lainnya.
Mereka berteriak, mengangkat simbol-simbol idolanya, menyuarakan identitas, dan… hanya pada saat konser itu berlangsung.
Begitu juga dengan bendera One Piece. Ia mungkin berkibar karena anak muda sedang euforia.
Sekadar selebrasi. Mereka bukan ingin mengganti Merah Putih.
Mereka tahu, di dada mereka tetap merah putih.
Fenomena ini tak jauh beda dengan gelombang fans klub sepak bola yang mengecat wajah dan mengibarkan bendera klub saat pertandingan.
Apakah itu bentuk makar? Tentu tidak.
Kalau mendiang Gus Dur masih hidup, mungkin beliau hanya akan tertawa melihat kegaduhan ini.
Dulu saat bendera Bintang Kejora dikibarkan di Papua, Gus Dur tidak langsung mengerahkan aparat. Ia cukup berkata, “Anggap saja umbul-umbul.”
Sebagai pemimpin, Gus Dur tahu membedakan antara simbol budaya dan ancaman nyata. Ia memahami bahwa demokrasi bukan sekadar membela simbol negara, tetapi juga memberi ruang bagi rakyat mengekspresikan diri—sepanjang tidak merusak dan tidak menistakan.
Semakin dilarang, bendera One Piece justru makin viral. Ini hukum sosial yang tak terbantahkan: makin ditekan, makin meledak. Maka bijaklah, jangan terlalu sensitif terhadap ekspresi sesaat. Marah berlebihan terhadap simbol fiksi justru memperkecil wibawa simbol yang sesungguhnya.
Bila memang ada kekhawatiran, edukasi adalah jalan terbaik. Bukan intimidasi. Karena Merah Putih tidak akan luntur hanya karena di sebelahnya ada bendera bajak laut anime.
Kita ini bukan negara rapuh. Kita adalah bangsa yang kuat.
Dan kadang, cukup dengan tertawa saja, kita bisa menunjukkan itu.
Mercurius
07/08/2025









