BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan di Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (8/8/2026).
Mewakili Wali Kota Banjarmasin, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar berharap UKW mampu melahirkan insan pers yang profesional, berkarakter, dan berintegritas.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Mudah-mudahan dengan adanya UKW ini bisa mencetak insan pers yang profesional, berkarakter, dan juga berintegritas,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, baik terkait kebijakan pemerintah, olahraga, ekonomi, maupun berbagai isu lainnya. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan media perlu terus diperkuat sebagai bagian dari pendekatan pentahelix dalam pembangunan daerah.dengan adanya kegiatan uji kompetensi wartawan ini bisa mencetak insan pers yang profesional, berkarakter, dan juga berintegritas,” katanya.
Pemerintah Kota Banjarmasin juga menilai hubungan antara pemerintah dan media harus terus dibangun melalui kolaborasi yang baik. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat secara luas.
“Selalu ada kolaborasi yang dilakukan, baik antarpemerintah maupun antara pemerintah dengan media. Kolaborasi ini sangat diperlukan, “katanya
Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat secara luas.
Sementara, Wakil Ketua Lembaga UKW Universitas Prof Dr Moestopo, Retno Intani ZA, menjelaskan bahwa materi UKW yang digunakan dalam kegiatan tersebut mengikuti standar yang telah ditetapkan Dewan Pers. Seluruh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) di Indonesia menggunakan modul dan metode yang sama.
“Kalau materi untuk UKW itu sudah ditentukan oleh Dewan Pers. Dewan Pers membuat modul yang dipakai oleh semua LUKW untuk menyelenggarakan uji kompetensi. Jadi pada dasarnya sama, hanya materi yang diuraikan perlu diperbarui sesuai perkembangan dan isu-isu aktual yang terjadi saat ini,” katanya.
Menurut dia, perbedaan dalam pelaksanaan UKW hanya terletak pada cara penguji menyampaikan materi, membimbing peserta, serta mengaktualisasikan materi sesuai mengaktualisasikan materi itu yang disesuaikan dengan perkembangan yang ada,” pungkasnya.
Ketua SMSI Kalsel, Anang Fadilah mengatakan UKWI SMSI tahun ini merupakan UKW ke 71 dengan peserta 33 orang. ” Peserta terdiri dari wartawan Kalimantan Selatan dan Tengah, ” katanya.










