Bencana Ekologis Mengintai! SAKUTU Desak Aparat segera Hentikan Tambang Ilegal di Kintap, Tanah Laut

Bencana Ekologis Mengintai! SAKUTU Desak Aparat segera Hentikan Tambang Ilegal di Kintap, Tanah Laut

- Redaksi

Kamis, 20 Februari 2025 - 13:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif SAKUTU, Aliansyah, atau dikenal dengan panggilan  saat melakukan investigasi langsung kel apangan (Foto Tangkapan layar video investigasi)

Direktur Eksekutif SAKUTU, Aliansyah, atau dikenal dengan panggilan saat melakukan investigasi langsung kel apangan (Foto Tangkapan layar video investigasi)

BOMINDONESIA.COM, PELAIHARI – Direktur Eksekutif SAKUTU, Aliansyah, mendesak Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) agar segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas pertambangan yang diduga ilegal dan semakin merajalela di Sungai Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Jika tak ada tindakan konkret, ia meminta Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI turun tangan. “Tambang ilegal ini sudah lebih dari satu tahun beroperasi tanpa ada tindakan nyata dari kepolisian. Masyarakat Kintap yang dirugikan, sementara lingkungan terus hancur,” tegas Aliansyah, Rabu (20/2/2025) .

Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal disebut semakin parah, dengan longsoran tanah galian (overburden) yang masuk ke sungai, merusak jalur transportasi air, dan mengancam ekosistem.

Disebutkan tidak hanya beroperasi, tanpa izin beberapa aktivitas tambang juga diduga membuang limbah ke sungai, yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan ekosistem setempat

Pria yang langsung terjun ke lapangan ini memaparkan, insiden terbaru terjadi pada 10 Februari 2025, ketika material tambang menyebabkan sedimentasi yang berpotensi menimbulkan banjir besar.

Aliansyah menilai kondisi ini tak bisa dibiarkan. Ia menegaskan, jika aparat kepolisian tak segera bertindak, maka langkah tegas dari TNI diperlukan untuk menghentikan kehancuran lingkungan.

“Kami meminta Presiden Prabowo segera memerintahkan TNI turun tangan! Ini bukan hanya soal ekonomi ilegal, tapi soal bencana ekologis yang harus dihentikan sebelum terlambat!” seru pria yang dikenal sebagai “Raja Demo,”

Baca Juga :  ARTUGO Luncurkan Jajaran Kompor Teranyar di Banjarmasin

Warga Kintap pun semakin resah dengan kondisi sungai yang terus mengalami pendangkalan akibat aktivitas tambang ilegal. Mereka mendesak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan TNI segera bertindak sebelum Sungai Kintap berubah menjadi ancaman bagi kehidupan mereka.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi ketika dikonfirmasi mengatakan, terimakasih untuk informasinya. Dia akan mengecek Informasi dugaan tambang tambang Ilegal itu ke Kapolres Tanah Laut “Atau apabila menemukan /ada tindak pidana seperti ini Silahkan Direktur Eksekutif SAKUTU melaporkan

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu
Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS
DPRD Kotabaru Sahkan Dua Buah Raperda dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III
Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Kapolda Kalsel Jadikan Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Kepercayaan Publik
Hari Bhayangkara ke-80, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel Raih Penghargaan Kapolda atas Pengungkapan 379 Kg Sabu

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:09 WITA

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:21 WITA

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu

Rabu, 8 Juli 2026 - 04:22 WITA

Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:23 WITA

DPRD Kotabaru Sahkan Dua Buah Raperda dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights