Brasil Akui Indonesia U-17 Lawan Berat Meski Kalah 4-0

Brasil Akui Indonesia U-17 Lawan Berat Meski Kalah 4-0

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 16:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional Brasil U-17 (Foto Istimewa)

Nasional Brasil U-17 (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, QATAR Kemenangan telak 4-0 yang diraih Tim Nasional Brasil U-17 atas Timnas Indonesia U-17 pada laga kedua Grup H Piala Dunia U-17, Jumat 7 November, ternyata menyimpan cerita lain di balik dominasi skor. Meski unggul jauh, bek Brasil Luis Eduardo menegaskan bahwa pertandingan itu jauh dari kata mudah dan justru menjadi salah satu duel paling menantang bagi timnya sepanjang fase grup.

Pertandingan yang digelar dengan tensi tinggi ini memperlihatkan bagaimana Indonesia berusaha menahan gempuran juara bertahan meski akhirnya harus mengakui keunggulan teknis dan fisik lawan. Eduardo mengungkapkan bahwa apa yang terlihat di papan skor tidak sepenuhnya menggambarkan dinamika di lapangan. “Mereka adalah tim yang sangat bagus. Skornya 4-0, tapi itu pertandingan berat bagi kami,” ujarnya usai laga.

Pujian tersebut memberi gambaran bahwa pemain muda Garuda Asia mampu memberikan tekanan dan perlawanan yang cukup merepotkan Brasil, terutama pada fase awal pertandingan. Brasil yang sebelumnya membantai Honduras 7-0 di laga perdana justru mengakui bahwa ritme permainan Indonesia membuat mereka harus bekerja lebih keras untuk mengamankan tiga poin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siapa yang bermain? Skuad Brasil diisi talenta elite akademi top dunia, sementara Indonesia turun dengan pemain muda yang baru merasakan atmosfer kompetisi internasional sebesar ini. Apa yang membuat laga berat bagi Brasil? Intensitas pressing, kecepatan transisi, serta kedisiplinan bertahan Indonesia disebut menjadi faktor yang membuat pertandingan tidak berjalan semulus perkiraan. Eduardo bahkan menegaskan kembali, “Indonesia sangat menyulitkan kami. Mereka bermain sangat baik.”

Baca Juga :  Setiap Tanding Barito Putera Sumbang PAD Sekitar Rp 40 juta

Pernyataan tersebut menjadi validasi tersendiri bagi perjalanan Timnas Indonesia U-17 yang berupaya menjawab keraguan publik. Meski kalah, perjuangan tidak dianggap sia-sia karena mampu memberikan perlawanan terhadap favorit juara.

Di sisi lain, pelatih Indonesia U-17, Nova Arianto, menilai pertandingan kontra Brasil menunjukkan perkembangan signifikan dari laga sebelumnya melawan Zambia. Nova menyampaikan kepuasannya terhadap etos kerja para pemain yang mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan meski menghadapi lawan kelas dunia. “Saya cukup senang dengan kerja keras mereka hari ini. Ini pertandingan yang lebih baik dibanding saat melawan Zambia,” katanya.

Mengapa Nova memberi apresiasi tinggi? Karena ia melihat pemain tidak gentar meski harus menghadapi lawan berpengalaman dan bertalenta. Nova menekankan bahwa yang paling penting adalah effort, sebuah nilai yang ia tanamkan sejak awal, agar pemain tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga proses dan keberanian tampil percaya diri.

Kapan dan bagaimana Indonesia bisa bangkit? Nova memastikan bahwa peluang untuk lolos dari fase grup masih terbuka selama laga terakhir dimenangkan. “Selagi masih ada satu gim lagi, bagaimana pun caranya saya minta dapat tiga poin. Peluang kita masih terbuka untuk lolos,” tegasnya.

Baca Juga :  Pushin’ Legacy Hidupkan Energi Skateboard di Banjarmasin

Laga pamungkas menjadi penentu hidup-mati perjalanan Indonesia di Piala Dunia U-17. Jika mampu menjaga performa seperti saat menghadapi Brasil—ditambah efisiensi serangan—Indonesia berpeluang menulis sejarah baru.

Sementara itu, Brasil kini berada di puncak klasemen Grup H dan akan menghadapi Zambia dalam laga terakhir. Eduardo menyatakan timnya tidak boleh lengah karena setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. “Sekarang kami perlu bekerja lebih keras untuk bermain melawan Zambia,” ujar sang bek.

Bagaimana dampak dari pertandingan ini? Meski kalah, permainan Indonesia memberi sinyal bahwa sepak bola usia muda Tanah Air tengah mengalami progres. Pengakuan pemain Brasil menjadi indikator bahwa perjuangan Garuda Asia di kancah dunia dihormati, sekaligus menjadi energi baru bagi pemain untuk menghadapi laga penentu berikutnya.

Dengan semangat tak kenal menyerah dan evaluasi yang terus berjalan, perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia masih terbuka lebar—dan dukungan publik semakin menguat setelah melihat bagaimana para pemain muda itu mampu menyulitkan juara bertahan dunia.

Sumber Bola.com

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penutupan Police Expo 2026 Meriah, Tim Mobile Legends Polres Tanah Bumbu Melaju ke Kapolri Cup 2026
Jelang Tur Dunia, Jon Bon Jovi Saksikan Kemenangan Bersejarah Ekuador atas Jerman
Demam Piala Dunia Kian Terasa, Arief dan Memet Mulai Susun Jadwal Begadang
Piala Dunia Belum Dimulai, Warung Kai Adi di Pekapuran sudah Ramai Adu Prediksi
Polda Kalsel Gelar Police Expo dan Turnamen Esports 2026
Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di GP Spanyol Rookies Cup 2026
Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026–2030, Terpilih Aklamasi di Kongres Nasional
Lomba Memanah Berkuda Pertama di Banjarmasin Diramaikan Ratusan Peserta
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 01:59 WITA

Penutupan Police Expo 2026 Meriah, Tim Mobile Legends Polres Tanah Bumbu Melaju ke Kapolri Cup 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:08 WITA

Jelang Tur Dunia, Jon Bon Jovi Saksikan Kemenangan Bersejarah Ekuador atas Jerman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:39 WITA

Demam Piala Dunia Kian Terasa, Arief dan Memet Mulai Susun Jadwal Begadang

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:48 WITA

Piala Dunia Belum Dimulai, Warung Kai Adi di Pekapuran sudah Ramai Adu Prediksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:42 WITA

Polda Kalsel Gelar Police Expo dan Turnamen Esports 2026

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights