Cegah Korupsi di Lingkungan Satpol PP – bomindonesia.com

Cegah Korupsi di Lingkungan Satpol PP

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 19:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah Korupsi di Lingkungan Satpol PP

Cegah Korupsi di Lingkungan Satpol PP

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Sosialisasi Antikorupsi kembali digelar sekaligus Forum Group Discussion (FGD) terkait penyusunan Risk Register Fraud di lingkup pemerintah kota Banjarmasin, Selasa (02/09/2025).

Sosialisasi antikorupsi SKPD kali ini, Inspektorat Kota Banjarmasin menyasar di lingkungab Satuan Polisi Pamong Praja.

Menggandeng Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika (topik Korupsi dan Integritas) serta Kepala BKD Diklat, Totok Agus Daryanto (topik penegakan kode etik dan benturan kepentingan) selaku penyuluh antikorupsi (Paksi) Pertama bersertifikasi LSP-KPK sebagai narasumber.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu, peserta diberikan pemahaman mendalam soal faktor penyebab terjadinya benih-benih tindakan korupsi dan pelanggaran kode etik, mengingat Satuan Polisi Pamong Praja merupakan salah satu SKPD pelayanan dan penegakan perda di masyarakat yang rentan disusupi perilaku korupsi.

Mengawali paparannya, salah satu narasumber, Windiasti Kartika menyinggung soal kurangnya empati dan kejujuran masyarakat dalam bertindak yang membuka celah terjadinya korupsi. Terlebih, menurutnya perilaku korupsi yang berkembang saat ini sangat kian beragam.
“Kurang cerdas dapat kita perbaiki dengan belajar, kurang cakap bisa kita tangani dengan pengalaman. Tapi perilaku kurang jujur, ini karakter yang sulit diperbaiki. Kalau dibiarkan terus menerus, bagaimana budaya korupsi ingin kita berantas,” terangnya.

“Pencegahan harus dimulai dari hal-hal dasar. Korupsi fasilitas jabatan seperti kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi misalnya. Ini harus jadi upaya kita untuk memulai budaya antikorupsi sejak dini,” ujarnya lagi.

Windi menyebut, Korupsi secara tidak langsung dapat menghalangi bertujuan bernegara. “Kita tahu sumber daya alam kita luar biasa, negara kita masih tidak bisa menjadi negara yang maju kalau budaya korupsi ini masih mendarah daging,” tegasnya di hadapan seluruh peserta.

“Dengan tidak adanya korupsi, pembangunan infrastruktur dapat lancar dan merata, pembangunan di masyarakat terutama di sektor pendidikan akan maju. Begitu pula sektor kesehatan dan pelayanan publik pun akan berjalan lebih baik,” jelas Windi.

Untuk itu, ia mengatakan pentingnya penerapan nilai antikorupsi dan integritas di lingkungan pemerintahan. Dirinya juga menyoroti tiga indikator utama (SPI, IPAK dan IPK) dalam keberhasilan pemberantasan korupsi yang menyentuh seluruh elemen baik dari penilaian internal SKPD, masyarakat serta lembaga independen yang ditunjuk membantu jalannya validasi.

“Informasi yang kita dapatkan indeks perilaku Antikorupsi Indonesia itu kian menurun, dari 3,92 di tahun 2023 menjadi 3,85 di tahun 2024. Jika semakin turun mendekati angka nol (0) artinya persepsi masyarakat tentang ‘tidak apa-apa’ melakukan korupsi cukup disayangkan. Hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” katanya.

Berkaca pada negara-negara paling Antikorupsi di dunia seperti Finlandia dan Selandia Baru, Windi menilai, mengubah pola pikir dan ‘budaya’ korupsi merupakan langkah dan poros utama yang harus dibiasakan.

“Kita sudah punya lembaga KPK, Hotline aduan kita ada 24 jam, pelatihan dan asistensi sudah digalakkan. Tinggal bagaimana mengubah budaya korupsi itu sendiri, atas kesadaran diri sendiri, sehingga upaya-upaya inilah yang dapat meningkatkan indeks persepsi masyarakat kita,” pungkasnya.

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merasa Tak Sesuai Desil, 2.599 Warga Banjarmasin Melapor
Tak Ada Lagi Pedagang dan Pengemis di Area Makam ‘Raja Banjar’
Wali Kota Banjarmasin Dorong UMKM Naik Kelas, Bidik 500 Sertifikat Halal dan 500 KUR
Pemko dan Kejari Gelar Bazar Pasar Murah, 500 Paket Sembako Murah Disiapkan
Wujud Pengurangan Sampah, Bagian Umum Setdako Banjarmasin Rutin Nabung Sampah
Warga Tetap Bisa Beraktivitas, Polresta Banjarmasin Sediakan Perahu Gratis di Mantuil
Wali Kota Bersama Jajaran Gelar Salat Istisqo di Balai Kota
Ribuan Anak Gembira Ria Mandi di Kolam Taman Satwa dan Edukasi Secara Gratis
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:51 WITA

Merasa Tak Sesuai Desil, 2.599 Warga Banjarmasin Melapor

Rabu, 2 September 2026 - 20:38 WITA

Tak Ada Lagi Pedagang dan Pengemis di Area Makam ‘Raja Banjar’

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WITA

Wali Kota Banjarmasin Dorong UMKM Naik Kelas, Bidik 500 Sertifikat Halal dan 500 KUR

Selasa, 1 September 2026 - 20:44 WITA

Pemko dan Kejari Gelar Bazar Pasar Murah, 500 Paket Sembako Murah Disiapkan

Selasa, 1 September 2026 - 20:04 WITA

Wujud Pengurangan Sampah, Bagian Umum Setdako Banjarmasin Rutin Nabung Sampah

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Merasa Tak Sesuai Desil, 2.599 Warga Banjarmasin Melapor

Kamis, 3 Sep 2026 - 12:51 WITA

Banjarmasin Bungas

Tak Ada Lagi Pedagang dan Pengemis di Area Makam ‘Raja Banjar’

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:38 WITA

Verified by MonsterInsights