Cegah Resiko Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Perkuat Layanan RS dan Puskesmas

Cegah Resiko Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Perkuat Layanan RS dan Puskesmas

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Verifikasi Analisa Data dan Rekomendasi Audit Maternal Perinatal, bertempat di Hotel Roditha Banjarmasin

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Verifikasi Analisa Data dan Rekomendasi Audit Maternal Perinatal, bertempat di Hotel Roditha Banjarmasin

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Verifikasi Analisa Data dan Rekomendasi Audit Maternal Perinatal, bertempat di Hotel Roditha Banjarmasin, Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M. Ramadhan, serta dihadiri perwakilan 13 rumah sakit dan 28 puskesmas se-Kota Banjarmasin sekitarnya, beserta jajaran lintas sektor terkait.

Usai membuka kegiatan, Wali Kota Yamin menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor demi menekan angka kematian ibu hamil, bayi baru lahir, serta bayi dan balita di Kota Banjarmasin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini harus menjadi wadah evaluasi dari kasus-kasus yang pernah terjadi. Setiap permasalahan harus dicatat dengan disiplin dan ditindaklanjuti. Ini menjadi prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin untuk menekan angka kematian ibu dan bayi,” ungkapnya.

Ia menyebut, kehadiran pihak rumah sakit hingga puskesmas dapat semakin memperkuat kolaborasi dalam menangani berbagai kasus kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga :  "BAMARA" Blusukan ke FISIP UNISKA Banjarmasin, Pemkot Serap Aspirasi Mahasiswa

“Harapan kita, koordinasi lintas sektor ini semakin memperkuat upaya menekan angka kematian pada ibu hamil dan bayi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M. Ramadhan, menjelaskan bahwa penurunan angka kematian ibu dan bayi harus dimulai dari proses mitigasi sejak awal kehamilan.

Ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin minimal enam kali selama masa kehamilan, serta keaktifan ibu hamil dalam memanfaatkan layanan posyandu dan fasilitas pemeriksaan seperti USG.

“Kematian ibu dan bayi dapat ditekan jika deteksi dini dilakukan. Pemeriksaan rutin sangat penting agar gangguan pada janin atau ibu bisa diketahui lebih cepat. Jika kehamilan sehat, persalinan berlangsung normal. Jika ada masalah, bisa segera dilakukan tindakan seperti operasi sesar,” jelas Ramadhan.

Menurutnya, penyebab kematian ibu hamil saat ini masih didominasi oleh, Hipertensi dalam kehamilan, pendarahan, infeksi dan kelainan bawaan pada ibu atau janin.

Baca Juga :  Seorang Pelajar SMK di Banjarmasin Babak Belur Dikeroyok di Kelas dan Tempat Lainnya di Sekolah

“Dengan pemeriksaan berkala, hal-hal tersebut dapat dimitigasi. Jika ada hipertensi, kita kendalikan. Jika terjadi perdarahan, segera ditangani. Tujuannya satu, ibu selamat, bayi selamat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa fasilitas posyandu kini semakin lengkap setelah mendapatkan dukungan alat seperti USG dan timbangan digital dari pemerintah pusat.

Ramadhan mengungkapkan, hingga Oktober 2024, tercatat 8 kasus kematian ibu di Kota Banjarmasin sejak awal Januari hingga November.

“Angka ini tidak bisa disebut kecil atau besar. Jika ada kematian, artinya kita harus semakin bekerja keras menekannya. Saat ini, Banjarmasin berada di peringkat ketiga tertinggi dari 13 kabupaten/kota di Kalsel,” terangnya.

Demikian, ia menegaskan bahwa Pemkot Banjarmasin terus berupaya maksimal menekan angka kematian tersebut melalui peningkatan layanan, koordinasi lintas fasilitas kesehatan, dan edukasi masyarakat.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik
Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan
Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup
Puluhan Motoris Kelotok Wisata Diberi Seragam ‘Kapten’ Oleh Wali Kota
Harga Pipa Naik 50%, PT PAM Bandarmasih Ambil Langkah Refocusing
Yamin Lantik Tesar Jadi Sekda Bersama Bangun Banjarmasin Maju Sejahtera

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 08:29 WITA

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:38 WITA

Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:51 WITA

Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:44 WITA

Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup

Berita Terbaru

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Politik

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Polisi yang Humanis

Halo Indonesia

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Padang Arafah Makkah

Serambi

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Verified by MonsterInsights