Dekrit Gus Dur Bekukan DPR Viral Lagi, Ini Latar Belakangnya

Dekrit Gus Dur Bekukan DPR Viral Lagi, Ini Latar Belakangnya

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 16:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gusdur

gusdur

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Perdebatan publik mengenai kinerja anggota DPR RI periode 2024–2029 kembali menyeret ingatan masyarakat pada peristiwa politik dua dekade silam. Dekrit Presiden yang dikeluarkan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada 23 Juli 2001 mendadak viral di media sosial, dianggap relevan dengan situasi saat ini.

Pada masa itu, Gus Dur yang menjabat sebagai Presiden ke-4 RI mengumumkan langkah politik luar biasa melalui siaran televisi dari Istana Merdeka. Dalam pernyataannya, ia memutuskan untuk membekukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI).

“Sebagai kepala negara, kami terpaksa mengambil langkah luar biasa dengan membekukan MPR RI dan DPR RI,” demikian salah satu poin krusial dari dekrit tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dekrit itu lahir dari akumulasi ketegangan politik antara Gus Dur dengan parlemen yang dipimpin Amien Rais. DPR menuduh Gus Dur terlibat dalam dua kasus keuangan besar: Buloggate (kasus dana Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bulog) dan Bruneigate (dugaan penggunaan dana bantuan Sultan Brunei).

Baca Juga :  Tutup Drainase Jalan RE Martadinata Dicuri Tinggalkan Lobang Berbahaya

Meski tuduhan tersebut tidak pernah terbukti secara hukum, DPR tetap menggunakan isu itu untuk melayangkan Memorandum I dan II, langkah awal menuju Sidang Istimewa (SI) dengan agenda pemakzulan.

Menurut catatan sejarah, ketika dekrit diumumkan, TNI dan Polri tidak memberikan dukungan. Mahkamah Agung juga menyatakan dekrit tersebut tidak sah. Dalam hitungan jam, MPR menggelar Sidang Istimewa dan menetapkan Gus Dur lengser dari jabatannya. Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri kemudian diangkat sebagai Presiden ke-5 RI.

Dekrit yang Kini Terasa Relevan

Lebih dari 20 tahun berselang, rekaman pernyataan Gus Dur kembali beredar luas, salah satunya di platform TikTok. Banyak warganet menilai keputusan Gus Dur kala itu justru terasa tepat jika dibandingkan dengan kondisi politik sekarang.

Baca Juga :  FIFPRO & KONAMI Perpanjang Kolaborasi eFootball

Sejumlah komentar menegaskan bahwa Gus Dur telah “membaca zaman”.

  • “Ternyata alasan beliau terasa sekarang. Pertanyaannya, siapa dulu yang menggagalkannya?” tulis seorang pengguna.

  • “Dia pernah bilang sejarah akan membuktikan, nyata kan,” komentar lainnya.

  • “Apapun yang dikatakan Gus Dur, satu per satu terjadi,” tambah warganet lain.

Meski demikian, kondisi politik saat ini berbeda. DPR telah menetapkan aturan hukum bahwa presiden tidak memiliki kewenangan membubarkan lembaga legislatif.

Warisan Pemikiran Gus Dur

Peristiwa dekrit 2001 bukan hanya catatan tentang konflik politik, tetapi juga potret keberanian seorang presiden dalam mengambil langkah kontroversial demi menegakkan prinsipnya.

Bagi banyak kalangan, Gus Dur tetap dikenang sebagai sosok yang visioner, meskipun langkah politiknya kala itu berakhir dengan pemakzulan. Kini, viralnya kembali dekrit tersebut menjadi refleksi bagi publik tentang hubungan eksekutif dan legislatif di Indonesia.

sumber suara.com

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Musda V Partai Demokrat Kalsel di Banjarmasin
Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia
Resmi Dibuka Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel
Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya Jadi Anggota DPRD Kalsel, NasDem: Berkontribusi untuk Masyarakat
Pro dan Kontra ‘Ambang Batas Parlemen’ di Tingkat Daerah
Tawarkan Political Block ‘NasDem-Gerindra’
Partai Politik Boleh Sponsori Halte, Asal Bayar!
Dapil Nasional: Jangan Paksa Semua Politisi Bertarung di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:30 WITA

Gelar Musda V Partai Demokrat Kalsel di Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:59 WITA

Resmi Dibuka Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel

Kamis, 30 April 2026 - 20:54 WITA

Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya Jadi Anggota DPRD Kalsel, NasDem: Berkontribusi untuk Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 10:38 WITA

Pro dan Kontra ‘Ambang Batas Parlemen’ di Tingkat Daerah

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights