Fenomena Pampangan Rugikan Kemajuan Pariwisata dan Transportasi Sungai

Fenomena Pampangan Rugikan Kemajuan Pariwisata dan Transportasi Sungai

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2025 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pampangan di Jembatan Pasar Lama Banjarmasin (foto:bomindonesia)

Pampangan di Jembatan Pasar Lama Banjarmasin (foto:bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Jalur transportasi sungai dan pariwisata di Kota Banjarmasin, beberapa hari ini terganggu karena kemunculan pampangan atau tumpukan sampah yang memblok di Sungai Martapura, Jembatan Pasar lama.

Saking banyaknya sampah, warga setempat dan relawan yang berusaha mengurai sampah bisa berdiri diatas tumpukan sampah di sungai itu.

Menurut warga, pampangan terjadi sejak Rabu (29/1/2025) malam lalu, hingga Jumat pagi ini tumpukan sampah semakin parah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lapangan, sampah pampangan ini terdiri mulai dari eceng gondok, sampah rumah tangga, plastik, ranting dan sampah lainnya menjadi satu seperti membentuk pulau dan daratan.

“Pampangan ini sudah ada rabu tadi, saat deras-derasnya hujan. Ini sedang dilakukan penguraian dengan alat seadanya,” ujarnya Agus saat menyaksikan.

M Khuzaimi

Menurut pengamat lingkungan dan pariwisata, M Khuzaimi, fenomena alam ini memang menjadi langganan rutin, terjadi saat musim penghujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga :  Prananda Paloh: NasDem Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

Pampangan dibawa mulai dari hulu sungai, yang mengalir hingga ke laut. Banjarmasin adalah salah satu daerah yang dilalui menuju muara Sungai Barito.

Pemerintah hingga sekarang ini hanya bisa melakukan penguraian, biasanya menggunakan kapal sapu-sapu dan secara manual.

Namun harusnya penumpukan pampangan itu bisa dicegah dari awal, jangan menunggu menumpuk baru diatasi. Misalnya peningkatan pengawasan disaat musim penghujan ektrem, dibuatkan bangunan jaring penangkap sampah/pampangan atau bahkan stasiun shelter alat berat yg bila terjadi sumbatan seperti saat ini bisa diatasi dengan segera.

Ia khawatirkan bila kondisi ini kurang maksimal pencegahanya maka akan menjadikan sedimen disepanjang sungai barito semakin meninggi. Bila sampai tahap itu maka diperlukan pengerukan pada sungai dan tentu memerlukan biaya yang mahal.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Ujung Murung Memiliki Potensi Besar Menarik Investor

“Penumpukan pampangan tidak akan terjadi jika dikontrol dari awal. Pemerintah harus ektra menjaga dimusim penghujan ini,” katanya.

Dampak pampangan paling dirasakan saat ini adalah pelayaran sungai terganggu, bahkan distribusi barang lintas kab/kota yang memanfaatkan jalur sungai mengalami hal sama.

Apalagi Kelotok wisata yang idealnya setiap Jumat sampai Minggu mengalami peningkatan penumpang wisata, harus rela kehilangan karena pampangan.

Transportasi dan pariwisata sangat berpengaruh besar bila masalah pampangan ini tidak segera diatasi atau ada pencegahan. Pelaku pariwista berbasis sungai terlebih pemilik kelotok wisata tidak bisa menjalankan kelotoknya. Ini kerugian besar bagi kemajuan pariwisata,” ucapnya.

Kata Jimi, soal pampangan perlu juga kerjasama dengan pemerintah daerah tetangga yang sungainya bersinggungan langsung dengan Banjarmasin. Misalnya Kabupaten Banjar.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P
Pemkab Kotabaru Hadirkan SIAGA, Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik
Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan
Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup
Puluhan Motoris Kelotok Wisata Diberi Seragam ‘Kapten’ Oleh Wali Kota
Harga Pipa Naik 50%, PT PAM Bandarmasih Ambil Langkah Refocusing

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 11:06 WITA

Pemkab Kotabaru Hadirkan SIAGA, Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak

Senin, 25 Mei 2026 - 08:29 WITA

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:38 WITA

Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:51 WITA

Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights