Kalteng Usulkan Pembangunan Jalan Tol Penghubung ke-IKN, Begini Potensinya

Kalteng Usulkan Pembangunan Jalan Tol Penghubung ke-IKN, Begini Potensinya

- Redaksi

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 23:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konektivitas Jalan Antar Provinsi ke IKN (Foto Istimewa)

Konektivitas Jalan Antar Provinsi ke IKN (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, PALANGKARAYA – Konektivitas antarwilayah antara ibu kota nusantara (IKN) dan provinsi penyangga sangat penting untuk meningkatkan perekonomian di kawasan tersebut. Infrastruktur transportasi darat menjadi kunci untuk memperkuat konektivitas ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung, mengungkapkan bahwa Pemprov Kalteng telah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk membangun jalan tol yang menghubungkan Kalteng secara langsung dengan IKN. “Selama ini, akses menuju IKN dari Kalteng harus melewati provinsi tetangga seperti Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memakan waktu lebih dari 12 jam,” ungkap Leonard saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (25/10/2024..

Potensi Ekonomi Kalteng 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Leonard juga menyoroti potensi ekonomi Kalteng yang meliputi sektor sumber daya alam (SDA) seperti pertambangan, perkebunan, dan perhutanan. Ia menambahkan bahwa pemerintah menargetkan Kalteng sebagai kawasan lumbung pangan nasional.

Baca Juga :  Wabup Mura Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna

Seluruh potensi ekonomi tersebut bisa menjadi kontribusi Kalteng bagi pembangunan ekonomi di IKN. Sejumlah hasil alam dari berbagai potensi daerah ini dapat dikirim dari Kalteng ke IKN,” lanjutnya.

Sejumlah hasil alam dari berbagai potensi daerah ini dapat dikirim dari Kalteng ke IKN,” lanjutnya. Oleh karena itu, faktor konektivitas antarwilayah, khususnya akses transportasi darat, menjadi sangat penting. “Selama ini, biaya pengangkutan lebih tinggi jika akses transportasi harus melewati provinsi lain, ini pasti memakan biaya tinggi,” jelas Leonard.

Pemprov Kalteng merencanakan pembangunan jalan tol dari Kalteng ke IKN melalui pembukaan jalur baru dari beberapa kabupaten di perbatasan Kalteng-Kalimantan Timur, seperti Murung Raya, Barito Timur, dan Barito Utara. “Saat ini masih kami kaji, yang pasti nanti harus ada jalan yang menghubungkan Kalteng langsung ke Kaltim, lalu ke IKN di Penajam Paser Utara,” tambahnya

Baca Juga :  Survei BI Sebut Indeks Keyakinan Konsumen Menurun

Rencana ini telah dimasukkan dalam perencanaan jangka menengah hingga jangka panjang Pemprov Kalteng, dengan rentang waktu lima hingga 20 tahun ke depan. “Tapi kalau terkait pembangunannya kapan, itu kebijakan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah sifatnya hanya memberikan masukan,” ujarnya. Leonard berharap bahwa dengan adanya jalur baru tersebut, akses ke IKN hanya akan memakan waktu sekitar delapan jam.

Dia menjelaskan bahwa proses pengantaran hasil alam dari Kalteng yang sebelumnya terhambat oleh jarak yang jauh dapat lebih efisien. “Kalau langsung, perkiraan saya sekitar delapan jam saja. Bahkan jika dari wilayah Barito yang kami rencanakan, bisa empat sampai lima jam saja, apalagi kalau jalan tol,” pungkasnya.

bomindonesia

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu
Tuti Marheni: DPRD Komitmen Dukung Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan di Murung Raya
Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS
Dina Maulidah Dorong Setiap Desa di Murung Raya Miliki Produk Unggulan
PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
Susilo Apresiasi Kesiapan Pemkab Mura Sambut Sinode Umum XXV GKE 2026
Reses di Tumbang Baloi, Rumiadi Serap Aspirasi Infrastruktur Dasar hingga Sektor Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:21 WITA

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:49 WITA

Tuti Marheni: DPRD Komitmen Dukung Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan di Murung Raya

Rabu, 8 Juli 2026 - 04:22 WITA

Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WITA

Dina Maulidah Dorong Setiap Desa di Murung Raya Miliki Produk Unggulan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:34 WITA

PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights