Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Kalimantan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Kalimantan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

- Redaksi

Rabu, 5 Maret 2025 - 11:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdagangan dan Jual Beli Makin Mengalami Peningkatan Ekonomi Warga (foto:ist)

Perdagangan dan Jual Beli Makin Mengalami Peningkatan Ekonomi Warga (foto:ist)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menilai Sektor Jasa Keuangan (SJK) di Kalimantan dalam kondisi positif dan stabil yang tercermin dari peningkatan total aset SJK, termasuk sektor perbankan se-Kalimantan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Kinerja SJK di Kalimantan ini mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang hingga akhir 2024 tumbuh 5,51 persen year on year di tengah tantangan global maupun domestik di 2024, dengan nominal PDRB Rp1.815,00 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,02 persen year on year dengan nominal PDRB Rp22.139 triliun.

Kepala Kantor OJK Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Parjiman mengatakan Kalimantan Timur menjadi kontributor utama terhadap PDRB se-Kalimantan dengan porsi 47,29 persen, disusul oleh Kalimantan Barat 16,54 persen, Kalimantan Selatan 15,80 persen, Kalimantan Tengah 12,28 persen, dan Kalimantan Utara 8,09 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekonomi Kalimantan masih ditopang oleh 3 sektor utama, yaitu pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, serta Pertanian Kehutanan dan Perikanan,” ujar Parjiman saat memaparkan pada Media Gathering OJK se-Kalimantan di Kantor OJK Pusat Jakarta, Selasa.

Baca Juga :  Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah Timnas Indonesia Kalah dari China, Garuda tak Juru Kunci!

Saat ini Kalimantan memiliki empat Bank Pembangunan Daerah, 53 Bank Perekonomian Rakyat, dan tiga Bank Perekonomian Rakyat Syariah, dengan kinerja yang secara umum terus meningkat. Total aset Bank Pembangunan Daerah di Kalimantan tumbuh hingga menjadi Rp121,36 triliun di 2024 atau meningkat 6,92 persen year on year.

Fungsi intermediasi juga terus dioptimalkan, dengan nominal dana pihak ketiga Rp84,49 triliun atau meningkat 4,15 persen year on year, serta nominal kredit yang diberikan Rp62,85 triliun atau meningkat 5,88 persen year on year.

NPL gross terjaga di bawah threshold 5 persen walaupun sedikit mengalami peningkatan di tahun 2024 menjadi 3,15 persen. Likuiditas juga masih terjaga dengan rasio LDR dan CASA di antara 65 hingga 80 persen.

Menurutnya, beberapa BPR dan BPRS di Kalimantan saat ini sedang dalam upaya perbaikan tata kelola dan efisiensi melalui program penggabungan/peleburan usaha, sehingga berdampak pada jumlah BPR yang menurun dari 56 pada akhir tahun 2023 menjadi 53 pada akhir tahun 2024, serta kinerja dan rasio keuangan agregat yang berfluktuasi.

Baca Juga :  Libur Panjang, Warga Serbu Destinasi yang Disebut 'Pulau Rahasia'

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kalimantan senantiasa mendukung perkembangan industri pasar modal dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), dalam rangka mewujudkan stabilitas sektor keuangan yang resilient dan tangguh guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Pengawasan terhadap sektor pasar modal terus dilakukan, terutama terhadap 98 jaringan kantor Perusahaan Efek, 3 Manajer Investasi, dan 176 jaringan kantor APERD yang ada di Kalimantan.

Transaksi penjualan saham di Kalimantan terus mengalami peningkatan hingga menjadi Rp49,63 triliun pada posisi 31 Oktober 2024 atau meningkat 16,45 persen month to month, dengan jumlah frekuensi lebih dari 9 ribu transaksi.

Begitu pula dengan penjualan reksadana yang juga terus meningkat menjadi Rp7,15 triliun pada posisi 31 Desember 2024 atau meningkat 52,45 persen quarter to quarter, dengan jumlah investor mencapai lebih dari 57 ribu.

Media Gathering OJK Kalimantan digelar 24-27 Februari 2005 melibatkan 50-an jurnalis se-Kalimantan, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah, dengan tujuan lokasi Jakarta-Bandung.

bomindonesia

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu
Tuti Marheni: DPRD Komitmen Dukung Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan di Murung Raya
Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS
Dina Maulidah Dorong Setiap Desa di Murung Raya Miliki Produk Unggulan
PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
Susilo Apresiasi Kesiapan Pemkab Mura Sambut Sinode Umum XXV GKE 2026
Reses di Tumbang Baloi, Rumiadi Serap Aspirasi Infrastruktur Dasar hingga Sektor Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:21 WITA

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:49 WITA

Tuti Marheni: DPRD Komitmen Dukung Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan di Murung Raya

Rabu, 8 Juli 2026 - 04:22 WITA

Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WITA

Dina Maulidah Dorong Setiap Desa di Murung Raya Miliki Produk Unggulan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:34 WITA

PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights