KPK OTT Bekasi Terkait Dugaan Suap Proyek

KPK OTT Bekasi Terkait Dugaan Suap Proyek

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Operasi tangkap tangan (OTT) KPK menjaring Bupati Kabupaten Bekasi Ade Kuswara Kunang. Total 10 orang ditangkap dalam OTT Ade Kuswara, termasuk ayahnya, HM Kunang.

OTT terhadap Bupati Bekasi dilakukan KPK pada Kamis (18/12). Hari itu KPK melakukan OTT di tiga lokasi sekaligus, dua lainnya berada di Banten dan Kalimantan Selatan. Di Bekasi, KPK menangkap 10 orang. “Benar, salah satunya (bupati Kabupaten Bekasi),” kata Jubir KPK Budi Prasetyo ketika dihubungi, Jumat (19/12/2025).

Ade kini tengah dalam pemeriksaan lebih lanjut di KPK. Belum dirincikan lebih lanjut terkait OTT ini. KPK mengungkapkan ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang turut terjaring OTT. Mereka kini telah dibawa ke KPK untuk pemeriksaan intensif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar. Jadi, di antara tujuh orang yang diamankan, salah satunya ayah dari Bupati,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga :  BREAKING NEWS! KPK OTT Pejabat Pajak di Banjarmasin, Kasus Apa?

Para pihak yang diamankan itu sendiri masih berstatus terperiksa. KPK akan melakukan ekspose atau gelar perkara untuk menentukan status para pihak yang diamankan. “Jadi, nanti kita tunggu prosesnya,” katanya.

Diketahui, dalam OTT di Bekasi, 10 orang diamankan dan 7 di antaranya dibawa ke KPK. Ade Kuswara sebagai salah satu yang diamankan.

KPK mengatakan OTT Bupati Bekasi terkait dugaan suap proyek. “Ini masih terus didalami di antaranya terkait dengan proyek-proyek di Bekasi. Iya (terkait suap),” kata Budi.

KPK saat ini masih mendalami ada tidaknya dugaan tindak pidana korupsi lain yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Budi mengatakan total ada tujuh orang dibawa ke gedung KPK dari OTT Bupati Bekasi. Dari tujuh itu, satu orang merupakan bupati dan enam lainnya swasta.

Baca Juga :  Sejak 2019, Aliran Dana Pengurusan Sertifikat K3 di Kemenaker Diusut KPK

“Untuk di wilayah Bekasi, tim kemarin mengamankan 10 orang, yang kemudian tujuh di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif,” tuturnya.

Hingga saat ini, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan tersebut. KPK punya waktu 1×24 jam untuk mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT.

Barang bukti uang tunai juga disita KPK dari OTT Bupati Tengah. Nilainya ratusan juta rupiah. “Tim juga mengamankan dan menyita barang bukti dalam bentuk uang tunai dalam jumlah ratusan juta. Nanti detailnya kami akan sampaikan,” kata Budi.

KPK awalnya mengamankan 10 orang. KPK kemudian membawa tujuh orang untuk diperiksa intensif. Ketujuh orang itu terdiri dari Bupati Bekasi Ade Kuswara dan enam pihak swasta. KPK juga melakukan penyegelan di Bekasi pada sejumlah lokasi.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
BRI Branch Office Martapura Serahkan Bantuan CSR Satu Unit Kendaraan Roda Tiga Pengangkut Sampah ke Denzipur 8/GM
Tanah Laut jadi Sentra Jagung Kalsel, Tabel Rafaksi Pertama di Indonesia Resmi Berlaku
Menteri Muhatruddin Teken MoU dan Isi Kuliah Umum di Kampus Uniska
Malam Puncak Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Membangun Spirit Maju Bersama
Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar
Pemkab Kotabaru Hadirkan SIAGA, Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:09 WITA

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:35 WITA

BRI Branch Office Martapura Serahkan Bantuan CSR Satu Unit Kendaraan Roda Tiga Pengangkut Sampah ke Denzipur 8/GM

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:32 WITA

Tanah Laut jadi Sentra Jagung Kalsel, Tabel Rafaksi Pertama di Indonesia Resmi Berlaku

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:10 WITA

Menteri Muhatruddin Teken MoU dan Isi Kuliah Umum di Kampus Uniska

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:03 WITA

Malam Puncak Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Membangun Spirit Maju Bersama

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

Verified by MonsterInsights