BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kinerja setahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalsel, Muhidin- Hasnuryadi disorot. Hasil survey Lembaga Studi Visi Nusantara Kalsel menyatakan Tingkat kepuasan masyarakat mencapai 63 persen.
Capaian tersebut diambil dari 400 responden warga se Kalsel. Pembagiannya, lembaga ini menyebar ke seluruh daerah di banua.
Koordinator Nasional Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus), Muhamad Arifin, didampingi Ketua LS Vinus Kalsel, Amin Hasani, menyampaikan sebagian besar sektor layanan Pemerintah Pemerintah Provinsi Kalsel berjalan sesuai harapan masyarakat, seperti sektor pendidikan, infrastruktur, pelayanan publik dan beberapa layanan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hasl survey yang kami laksanakan selama satu pekan 11-18 Februari, publik menilai puas dengan kinerja Pemprov Kalsel Muhidin-Hasnur yakni berada di posisi 63 persen,” ucapnya.
Arifin juga menyampaikan, bahwa kepemimpinan di Kalsel juga punya catatat bahwa sektor kesehatan menjadi perhatian dimana pelayanannya belum memuaskan.
Contoh persoalan kesehatan ini yakni, fasilitas kesehatan yang belum memadai. Layanan kesehatan 24 jam di pelosok daerah. Di Kalsel masih lemah di layanan kesehatan.
Kemudian sektor sosial, hal ini dikarenakan angka kemiskinan yang masih banyak ditembah dengan sulitnya mencari pekerjaan.
Tata kelola Lingkungan, ini merujuk pada kualitas lingkungan hidup bermasyarakat. Misalnya pada monimnya pengolahan sampah, kemudian praktek alih fungsi lahan, minimnya ruang keterbukaan hijau.
Komunikasi publik, juga menjadi perhatian dimana pemerintah dinilai minim inovasi dan minim respon.
“Dari hasil semua survey kepada 400 responden umur mulai 17 tahun keatas. Kepuasan masyarakat terhadap kinerja setahun Muhidin-Hasnuryadi puas di 63 persen dan memiliki catatat tidak puas seperti layanan kesehatan, sosial, tata kelola lingkungan dan komunikasi publik,” tuturnya.
Penulis : Hamdani












