BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah melepas kontingen catur yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 di Serang, Banten.
Pelepasan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mura, Lynda Kristiane, mewakili Bupati Heriyus, di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (21/10/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, Pemkab Murung Raya menyampaikan apresiasi kepada atlet, pelatih, ofisial, pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keikutsertaan dalam kejurnas tersebut menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus membawa nama baik Kabupaten Murung Raya dan Provinsi Kalimantan Tengah di tingkat nasional.
“Kami berpesan agar para atlet memanfaatkan kejurnas untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan mengukur kualitas permainan menghadapi atlet terbaik dari seluruh Indonesia,” tutur Lynda Kristiane.
Ia juga mengingatkan para atlet agar bertanding dengan penuh semangat dan percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kesehatan, serta mengikuti arahan pelatih dan ofisial selama kejuaraan berlangsung.
Pemkab Murung Raya, tegasnya berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, termasuk cabang catur, guna mencetak generasi muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional.
Sementara itu, Ketua Percasi Murung Raya sekaligus Ketua Kontingen, Pahala Budiawan, melaporkan bahwa Kejurnas Catur ke-51 dijadwalkan berlangsung pada 23–29 Oktober 2026 di Serang, Banten.
Kontingen Murung Raya berjumlah 11 orang, terdiri atas tujuh atlet junior putra dan putri, satu offisial, satu pelatih, satu pendamping, serta satu peserta penataran pendamping.
Acara pelepasan turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Murung Raya, perwakilan KONI, kepala sekolah, orang tua atlet, tokoh agama, serta atlet, pelatih, dan ofisial kontingen.
Penulis: Maya
Editor: Mercurius









